News
Beranda » News » DPUPR Kota Serang Kebut Revitalisasi Kawasan Royal, Pembangunan Kawasan Ditarget Rampung Desember 2025

DPUPR Kota Serang Kebut Revitalisasi Kawasan Royal, Pembangunan Kawasan Ditarget Rampung Desember 2025

GELUMPAI.ID – Pembangunan kawasan Royal Kota Serang terus dikebut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, menyampaikan optimismenya terhadap progres proyek tersebut yang saat ini telah mencapai sekitar 20 persen.

Dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) bersama Walikota Serang, Budi Rustandi, pada Selasa 21 Oktober 2025, Iwan menilai pola kerja dan metode pelaksanaan di lapangan sudah berjalan cukup baik.

“Tapi yang pasti saya melihat ini optimis untuk pembangunan yang sedang berjalan, karena kemarin malam juga saya coba untuk lihat dari sisi pemasangan, kelihatannya cukup bagus ya kalau menurut pandangan kami. Kemudian terpola kerjanya, berdasarkan metode pekerjaannya memang kita banyak diskusi di lapangan,” ujarnya.

Meski begitu, Iwan mengakui masih ada sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan proyek.

Untuk itu, pihaknya menggandeng Dinas Perhubungan agar arus kendaraan, baik alat berat maupun kendaraan pengunjung, dapat lebih tertib.

“Cuma persoalannya ini masih ada kendala terhadap pengaturan lalu lintas, makanya saya libatkan Dinas Perhubungan, kadisnya saya turunkan untuk bisa berkolaborasi nanti ketika ada pelaksanaan untuk mempercepat prosesnya. Karena baik itu alat kerja, material, kendaraan berat ini kan masih simpang siur di lapangan,” jelasnya.

Iwan menjabarkan, sejauh ini pengerjaan sudah mencakup tahap pembongkaran, pemasangan U-ditch atau gorong-gorong, serta pengurugan dan pemasangan kanstin dan andesit di beberapa titik.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan fisik bisa rampung pada Desember 2025.

“Kalau progres pengerjaan sekitar 20 persen. Yang pertama bongkaran, kedua pemasangan U-ditch atau gorong-gorong, ketiga sebagian sudah ada pengurugan dan pemasangan kanstin dan andesit yang terpasang di arah pocis,” katanya.

Selain menyoroti progres pekerjaan, Iwan juga menjelaskan bahwa proyek ini disinergikan dengan program penataan kabel bawah tanah agar tidak terjadi pembongkaran ulang setelah pedestrian rampung.

Laman: 1 2