Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Drama Jadwal Premier League, Antisipasi Final Sesama Inggris di Europa League

Drama Jadwal Premier League, Antisipasi Final Sesama Inggris di Europa League

Premier League melakukan intervensi untuk mengatasi potensi ketidakseimbangan waktu istirahat antara Manchester United dan Tottenham Hotspur jika kedua klub Inggris tersebut berhasil melaju ke final Liga Europa pada 21 Mei mendatang. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Premier League melakukan intervensi untuk mengatasi potensi ketidakseimbangan waktu istirahat antara Manchester United dan Tottenham Hotspur jika kedua klub Inggris tersebut berhasil melaju ke final Liga Europa pada 21 Mei mendatang. Semula, Manchester United dijadwalkan memiliki waktu istirahat 42 jam 15 menit lebih banyak dibandingkan Tottenham.

Namun, Liga Primer Inggris memutuskan untuk memajukan jadwal pertandingan Tottenham melawan Aston Villa dua hari lebih awal. Langkah ini diambil untuk memberikan Tottenham waktu pemulihan yang lebih memadai menjelang potensi final Liga Europa melawan Manchester United. Awalnya, Spurs dijadwalkan bertandang ke Villa Park pada Minggu, 18 Mei pukul 21.15 WIB.

Sementara itu, Manchester United dijadwalkan bermain tandang melawan Chelsea pada Sabtu, 17 Mei pukul 02.00 WIB. Jika kedua klub Inggris tersebut berhasil melewati leg kedua semifinal Liga Europa, Manchester United akan memiliki waktu istirahat 42 jam 15 menit lebih banyak dibandingkan Tottenham.

Tottenham sendiri telah mengeluarkan pernyataan pada Minggu pagi yang mengonfirmasi adanya diskusi dengan Liga Primer Inggris terkait perubahan tanggal pertandingan tandang mereka melawan Aston Villa. Kini, perubahan tersebut telah resmi dikonfirmasi. Spurs akan menghadapi Villa pada Sabtu, 17 Mei pukul 01.30 WIB. Pertandingan Manchester United melawan Chelsea di Stamford Bridge juga mengalami perubahan waktu kick-off menjadi Sabtu, 17 Mei pukul 01.15 WIB. Kedua pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh Sky Sports.

Alasan awal perubahan jadwal pertandingan United dan Chelsea ke hari Jumat (waktu Inggris) adalah karena kedua klub tersebut terlibat dalam final Piala FA Wanita di Wembley pada hari Minggu.

Manchester United sendiri berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk melaju ke final Liga Europa setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Athletic Bilbao di leg pertama semifinal. Sementara itu, langkah Tottenham tidak semudah itu. Tim asuhan Ange Postecoglou unggul agregat 3-1 atas klub Norwegia, Bodo/Glimt, namun mereka harus melakukan perjalanan sulit ke Lingkaran Arktik untuk leg kedua pada Kamis mendatang.

Perubahan jadwal ini menambah tekanan bagi Tottenham, karena Liga Primer Inggris jelas mengantisipasi potensi final sesama tim Inggris di Bilbao pada Rabu, 21 Mei.

Ketika ditanya mengenai potensi perbedaan waktu istirahat sebelum hasil imbang 1-1 melawan West Ham, Postecoglou menjawab, “Saya belum terlalu mendalaminya, saya tidak tahu presedennya seperti apa. Saya tahu liga lain melakukannya, yang bisa Anda pahami untuk final Eropa. Saya akan menyerahkan itu kepada pihak yang berwenang dan saya akan berkonsentrasi untuk mencoba membawa kami ke sana terlebih dahulu,” ujarnya.

“Bodo ada di sana karena perjuangan mereka. Mereka mengalahkan Lazio, Olympiakos; mereka tim yang tangguh. Saya dari belahan dunia lain. Tidak masalah dari mana Anda berasal. Kami akan memperlakukan mereka dengan hormat yang layak mereka terima dan memberikan yang terbaik,” jelasnya.

“Hilangnya Patrick Berg adalah kerugian bagi mereka, tetapi saya pikir itu selalu lebih tentang apa yang mereka lakukan sebagai tim daripada individu. Mereka telah menjual banyak pemain selama lima tahun terakhir, tetapi mereka terus melakukannya dengan baik,” tandasnya.

Laman: 1 2