GELUMPAI.ID – Aston Villa menunjukkan keseriusan mereka dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan dengan meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Tottenham Hotspur di Villa Park, Sabtu (17/5/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini mendongkrak posisi tim asuhan Unai Emery ke peringkat kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris.
Gol dari Ezri Konsa di babak kedua dan gol debut Boubacar Kamara di kompetisi kasta tertinggi Inggris memastikan tiga poin krusial bagi The Villans. Hasil ini membuat mereka kini sejajar poin dengan Newcastle United dan Chelsea, hanya kalah selisih gol, serta unggul satu angka dari Manchester City yang masih menyimpan satu pertandingan.
Jalannya pertandingan di babak pertama didominasi oleh tuan rumah. Beberapa peluang emas tercipta, namun kesigapan kiper Tottenham, Antonin Kinsky, mampu menggagalkan upaya Morgan Rodgers, Ollie Watkins, dan sepakan melengkung Marco Asensio. Frustrasi sempat menyelimuti para suporter tuan rumah, namun kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua.
Berawal dari sepak pojok John McGinn pada menit ke-59, bola sundulan Watkins mengarah tepat ke kaki Konsa yang berdiri bebas di depan gawang. Tanpa ampun, bek tengah Villa itu menceploskan bola ke gawang Kinsky, mengubah skor menjadi 1-0.
Keunggulan Villa semakin mantap pada menit ke-73. Kali ini, giliran gelandang bertahan Boubacar Kamara yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima bola di luar kotak penalti, pemain asal Prancis itu melepaskan tembakan mendatar keras yang tak mampu dijangkau Kinsky. Gol ini sekaligus menjadi gol perdana Kamara di Liga Primer Inggris.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Aston Villa jelang laga terakhir musim ini di kandang Manchester United. Mereka kini berharap hasil positif di Old Trafford, sembari memantau hasil pertandingan tim-tim rival, untuk mengamankan satu tempat di zona Liga Champions musim depan.
Di sisi lain, Tottenham Hotspur tampil kurang menggigit di laga ini. Absennya beberapa pemain kunci karena cedera dan fokus yang tampaknya terbagi untuk final Liga Europa melawan Manchester United pada tengah pekan depan, membuat lini serang Spurs tumpul. Kembalinya kapten Son Heung-Min setelah absen sebulan belum mampu memberikan dampak signifikan. Ia sempat memiliki peluang, namun gagal memanfaatkannya dengan baik.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Spurs yang gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di Liga Primer. Musim ini menjadi musim yang mengecewakan bagi tim London Utara itu, dengan 21 kekalahan di liga dan total 25 kekalahan di semua kompetisi, menyamai rekor kekalahan terbanyak mereka sejak musim 1991-1992.
Meskipun demikian, satu hal yang patut disoroti dari kubu Spurs adalah kembalinya Son Heung-Min. Pemain asal Korea Selatan itu diharapkan bisa menjadi tumpuan harapan mereka di final Liga Europa. Namun, kekalahan telak dari Villa tentu menjadi pukulan telak bagi mentalitas tim asuhan Ange Postecoglou jelang laga krusial tersebut.
Selain kekalahan di lapangan, Spurs juga dihadapkan pada potensi masalah cedera baru. Gelandang Pape Sarr terlihat meringis kesakitan saat ditarik keluar pada babak kedua, menambah daftar pemain yang mungkin absen di final Eropa.
Bagi Aston Villa, kemenangan ini menjadi bukti nyata perkembangan positif di bawah arahan Unai Emery. Mereka kini berada di ambang mengamankan tiket ke kompetisi Eropa untuk musim ketiga secara beruntun. Meskipun nasib mereka di Liga Champions akan ditentukan di laga terakhir, para suporter Villa patut berbangga dengan pencapaian tim kesayangan mereka musim ini.
Bahkan, laga ini menjadi momen emosional ketika kiper andalan mereka, Emiliano Martinez, terlihat meninggalkan lapangan dengan air mata, melambaikan tangan kepada para suporter di laga kandang terakhir musim ini.

