GELUMPAI.ID – Gigi Dall’Igna, bos Ducati Corse, ngaku tahun 2024 bakal susah banget buat ngulang dominasi Ducati di MotoGP, meskipun mereka punya “rider terbaik”. Apa sih yang bikin Ducati pesimis?
Dall’Igna mengungkapkan bahwa meski sudah ada dua jagoan besar seperti Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, mereka bakal kesulitan buat ngalahin capaian musim lalu. “Saya rasa itu rumit dan mungkin tidak mungkin buat lebih baik dari tahun lalu,” ujar Dall’Igna di acara peluncuran tim beberapa waktu lalu.
Tapi, menurut Dall’Igna, mereka bukan fokus buat lebih baik dari musim lalu, yang penting justru memenangkan gelar juara pembalap dan konstruktur. Ducati memang terlalu perkasa musim lalu, menang di hampir setiap grand prix, dan mempermalukan lawan dengan mendominasi podium.
Ducati juga menang gelar konstruktur dengan selisih 395 poin, lebih dari dua kali lipat poin KTM yang jadi pesaing terdekat. Tapi, meskipun tim sekarang punya Marquez yang berpengalaman, kehilangan juara baru Jorge Martin dan beberapa pemenang lainnya jadi kehilangan besar buat Ducati.
Sekarang, lineup Desmosedici mereka tinggal enam motor karena tim Pramac pindah ke Yamaha. Tapi, Dall’Igna tetap yakin kalau tim mereka bakal jadi favorit juara musim ini. “Kami punya dua juara dan saya rasa mereka rider terbaik di grid MotoGP 2025,” kata Dall’Igna tentang Bagnaia dan Marquez.
“Pecco adalah rider luar biasa yang bawa kami juara pembalap di 2022. Dia bisa kembali juara tahun depan dan terus bertarung sampai akhir. Marc, dia bukan cuma pembalap terbaik era ini, tapi mungkin sepanjang masa.”
Ducati yakin punya komposisi yang tepat untuk menang lagi, tetapi tantangannya semakin besar. Apakah mereka bisa terus di puncak?
Sumber: CRASH

