GELUMPAI.ID — Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memuji kolaborasi Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Keduanya bekerja sama di tes MotoGP Jerez.
Usai Grand Prix Spanyol, Marquez finis ke-12 pasca-crash. Bagnaia kecewa hanya meraih posisi ketiga.
Tes Senin jadi kesempatan pertama musim 2025. Kedua pembalap mencoba berbagai komponen baru.
“Kami uji hal berbeda untuk keduanya,” ujar Tardozzi kepada MotoGP.com.
“Untuk Marc, kami fokus pada bagian depan agar ia lebih percaya diri di tikungan. Sedangkan Pecco, kami atur ulang keseimbangan motor,” katanya.
Ducati juga menguji swingarm baru. Komponen ini akan dievaluasi lebih lanjut.
Marquez memimpin daftar waktu dengan 1m 35,876. Ia satu-satunya pembalap yang tembus 1m 35 detik.
Bagnaia finis ke-19, fokus pada setelan motor. Ia tak mengejar waktu terbaik.
Dikutip dari CRASH, meski rival sengit, keduanya tetap komunikatif. Ini bermanfaat untuk pengembangan motor.
“Mereka biasanya banyak bicara di hari tes seperti ini,” ungkap Tardozzi.
“Hubungan mereka membantu Gigi Dall’Igna dan insinyur kembangkan motor. Kami sangat menghargainya,” jelasnya.
Banyak yang meragukan kerja sama ini. Namun, Tardozzi menilai keduanya tak hanya juara, tapi juga cerdas.
“Kami punya dua juara yang juga pintar. Itu di luar ekspektasi orang,” serunya.
Kerja sama Marquez dan Bagnaia jadi kunci. Ducati optimistis tingkatkan performa motor musim ini.

