News
Beranda » News » Efek Tarif Trump Bikin Jepang Bakal Tambah Impor Pangan dari AS

Efek Tarif Trump Bikin Jepang Bakal Tambah Impor Pangan dari AS

GELUMPAI.ID — Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menegaskan bahwa negaranya tidak akan membuat konsesi yang bisa membahayakan keamanan pangan dalam negosiasi tarif dengan Amerika Serikat.

“Kami tidak akan mengalah soal keamanan pangan. Kami harus melindungi keselamatan warga Jepang,” ujarnya dalam sebuah program televisi di NHK.

Ishiba juga menyatakan bahwa ekspansi impor gas alam cair (LNG) akan dipertimbangkan sebagai alat tawar, mengingat Presiden AS Donald Trump lebih memprioritaskan pengurangan defisit perdagangan negaranya dengan Jepang.

Washington telah mengeluhkan hambatan non-tarif Jepang terkait otomotif. Menanggapi perbedaan standar keselamatan dan aturan lalu lintas antara kedua negara, Ishiba mengatakan, “Kami akan menyiapkan langkah-langkah yang tepat agar kami tidak dikritik sebagai negara yang tidak adil.”

Perdana Menteri Jepang itu juga mengomentari ketidakpuasan Trump terkait kontribusi Jepang dalam biaya pasukan AS yang ditempatkan di Jepang.

“Keamanan dan perdagangan adalah dua hal yang berbeda, dan saya rasa tidak tepat membicarakan keduanya bersama-sama,” kata Ishiba.

“Kami akan membahasnya dengan cara yang tidak melibatkan tarif.”

Ishiba juga memberikan pandangannya mengenai pertemuan mendadak antara Trump dengan Menteri Pemulihan Ekonomi Ryosei Akazawa, yang merupakan negosiator utama Jepang dalam negosiasi bilateral ini, selama kunjungan Trump ke Washington.

“Saya anggap itu sebagai pesan bahwa Trump menghargai negosiasi Jepang-AS, dan pada saat yang sama, dia berniat untuk membuat keputusan dengan kepemimpinannya sendiri,” ujar Ishiba.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan langsung dengan Trump pada awal Mei atau sekitar KTT G7 di Kanada pada Juni, Ishiba menjawab, “Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memanfaatkan berbagai kesempatan dan mencapai kesimpulan terbaik yang bisa dicapai.”

Ishiba juga menekankan bahwa pemerintah akan mengambil semua langkah domestik yang mungkin untuk mengurangi dampak dari kebijakan tarif AS.

Mengenai subsidi untuk menurunkan harga listrik, gas, dan bensin, ia mengatakan, “Pemerintah akan mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi beban kepada masyarakat sebanyak mungkin.”

Laman: 1 2