Data ONS menunjukkan bahwa ekonomi hanya tumbuh satu kali dalam lima bulan terakhir.
Ekonom dari Capital Economics, Paul Dales, menambahkan bahwa GDP Inggris 0,1% lebih rendah dari kondisi sebelum Partai Buruh memenangkan pemilu pada bulan Juli. “Itu menunjukkan bahwa bukan hanya anggaran yang menahan ekonomi,” ujarnya.
Meskipun Bank of England telah dua kali menurunkan suku bunga tahun ini, suku bunga tetap tinggi, yaitu 4,75%, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Bank of England dijadwalkan untuk rapat keputusan suku bunga terakhir tahun ini minggu depan, meskipun diperkirakan tidak akan menurunkan biaya pinjaman hingga tahun depan.
Beberapa ekonom mengingatkan agar tidak terlalu menekankan pada pembacaan untuk bulan Oktober karena itu adalah perkiraan awal dari pertumbuhan ekonomi oleh ONS dan bisa saja direvisi.
Selama tiga bulan hingga Oktober, ekonomi Inggris tercatat tumbuh sebesar 0,1%.
“Orang-orang Masih Cemas”
Industri manufaktur mencatatkan penurunan tajam pada bulan Oktober, turun 0,6%, diikuti oleh sektor konstruksi yang turun 0,4%. Sementara itu, sektor jasa yang menjadi tulang punggung ekonomi Inggris justru stagnan dengan pertumbuhan nol.
Rick Gaglio, pemilik toko pakaian pria Twisted Fabric di Hitchin, Hertfordshire, mengungkapkan, “Orang-orang masih berhati-hati,” dan menambahkan bahwa harga-harga masih relatif tinggi. “Itu hanya karena inflasi dan pelanggan merasakan kenaikan harga,” katanya.
Gaglio juga mengatakan bahwa penjualan ritel cukup lambat selama bulan-bulan musim panas karena cuaca yang lebih basah dari biasanya. “Tahun 2024 secara umum memang sangat sulit untuk bisnis kecil, dan kami hanya ingin mendengar lebih banyak kabar baik, bukan kabar buruk.”
Sir Keir Starmer sendiri mengatakan bahwa ia ingin Inggris mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tertinggi di antara negara-negara G7. Minggu lalu, ia menguraikan “milestone” tambahan untuk mengukur kemajuan pemerintah. Terkait ekonomi, ia berjanji untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga riil per orang dan juga mengulang janjinya untuk membangun 1,5 juta rumah di Inggris.

