GELUMPAI.ID – Kabar mengejutkan datang dari mantan member NCT, Taeil, yang kini menjadi sorotan publik setelah namanya terseret dalam kasus dugaan kejahatan seksual. Pria yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu vokalis kuat dari grup besutan SM Entertainment ini akan menjalani sidang perdana pada 12 Mei 2025 di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.
Berdasarkan KpopChart.net, Taeil bersama dua terdakwa lainnya, didakwa atas pelanggaran serius di bawah Undang-Undang Khusus tentang Hukuman untuk Kejahatan Seksual, tepatnya dalam kategori special quasi rape—yaitu pemerkosaan terhadap korban dalam keadaan tidak berdaya, diduga karena pengaruh alkohol.
Kronologi Singkat Kasus
Kasus ini mencuat setelah seorang perempuan melapor bahwa dirinya menjadi korban pemerkosaan oleh tiga pria, termasuk Taeil. Kejadian tersebut diduga terjadi dalam situasi di mana korban tidak sadarkan diri, sehingga tindakan tersebut digolongkan sebagai bentuk pemerkosaan berat secara berkelompok.
Awalnya, polisi sempat mengajukan surat perintah penahanan terhadap ketiga tersangka. Namun pengadilan menolaknya, dengan alasan bahwa para tersangka telah mengakui keterlibatannya dan dinilai tidak memiliki risiko melarikan diri atau menghilangkan bukti.
Taeil sempat menjalani pemeriksaan pada bulan Agustus, namun tidak hadir dalam panggilan berikutnya pada bulan September dengan alasan kondisi kesehatan. Meski begitu, kasus tetap dilanjutkan dan kini memasuki tahap persidangan.
Kontrak dengan SM Telah Berakhir
Setelah kasus ini terungkap, SM Entertainment mengumumkan secara resmi bahwa mereka mengakhiri kontrak eksklusif Taeil pada Oktober 2024, sekaligus menyatakan bahwa Taeil resmi keluar dari NCT. Keputusan ini diambil demi menjaga reputasi grup dan memastikan penyelesaian hukum berjalan secara independen dari agensi.
Publik dan Penggemar Awasi Ketat Perkembangan Sidang
Tak bisa dipungkiri, keterlibatan seorang mantan idol dari grup sebesar NCT dalam kasus hukum berat seperti ini menjadi perhatian besar di kalangan publik dan media. Banyak fans merasa terpukul, sementara netizen secara umum menuntut transparansi dan penegakan hukum yang adil.
Dengan sidang yang segera berlangsung, perhatian kini tertuju pada hasil proses hukum dan dampaknya terhadap citra industri hiburan Korea yang selama ini begitu dijaga ketat.

