Entertainment
Beranda » Entertainment » Enam Tahun Tanpa Sulli: Unggahan Sang Kakak yang Penuh Luka dan Makna

Enam Tahun Tanpa Sulli: Unggahan Sang Kakak yang Penuh Luka dan Makna

GELUMPAI.ID – Enam tahun telah berlalu sejak dunia kehilangan salah satu bintang terangnya — Sulli, mantan anggota F(x) dan aktris berbakat yang dikenal karena keberaniannya bersuara dan menjadi diri sendiri. Meski waktu terus berjalan, luka yang ia tinggalkan masih terasa begitu nyata, terutama bagi orang-orang terdekatnya.

Pada 18 April 2025, sang kakak kandung kembali menarik perhatian publik lewat sebuah unggahan yang menyentuh hati di media sosial:

“Tak ada bedanya dengan enam tahun lalu. Tapi setidaknya aku mulai sedikit mengerti tugas yang kamu tinggalkan.”

Kalimat singkat ini mengandung makna mendalam. Bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang proses memahami, menerima, dan mencoba hidup dengan warisan emosional yang ditinggalkan oleh seseorang yang sangat dicintai.

“Tugas yang kamu tinggalkan” diyakini merujuk pada perjuangan Sulli semasa hidupnya. Sebagai figur publik yang kerap disorot, Sulli berani menyuarakan hal-hal yang dianggap tabu, memperjuangkan kebebasan berekspresi, dan terbuka mengenai kesehatan mental—sesuatu yang jarang dilakukan oleh selebriti Korea pada masanya.

Beberapa waktu lalu, sang kakak juga sempat menjadi pusat perbincangan karena mengangkat dugaan tekanan yang dialami Sulli saat proses syuting film Real. Ia menyebut adanya adegan-adegan sensitif yang memicu kondisi emosional sang adik, serta mempertanyakan kepergian mendadak sutradara film tersebut. Meski pihak Kim Soo Hyun dan agensinya telah memberikan klarifikasi, unggahan itu dianggap sebagai bentuk seruan untuk transparansi dan perlindungan mental para pekerja seni.

Sulli bukan hanya seorang artis. Ia adalah simbol dari keberanian—berani berbeda, berani bersuara, dan berani menunjukkan sisi rapuhnya kepada dunia. Kini, melalui kata-kata sang kakak, kita diingatkan kembali bahwa perjuangan Sulli belum berakhir. Ia mungkin telah tiada, tetapi suaranya terus bergema, membawa pesan tentang pentingnya kasih, empati, dan ruang untuk menjadi diri sendiri.

Kenangan tentang Sulli tetap hidup. Dalam hati keluarga, para penggemar, dan mereka yang pernah tersentuh oleh kejujuran serta keberaniannya.

Sumber : KpopChart