Entertainment
Beranda » Entertainment » Ending Penuh Bunga di Episode 9 “First, For Love” Bikin Fans Baper

Ending Penuh Bunga di Episode 9 “First, For Love” Bikin Fans Baper

GELUMPAI.ID – Drama tvN “First, For Love” makin bikin penonton senyum-senyum sendiri.

Di episode 9 yang tayang 1 September 2025, akhirnya terungkap juga perasaan di antara Ji-an (diperankan oleh Yum Jung-ah) dan Jung-seok (Park Hae-joon).

Setelah sekian lama berputar-putar dengan perasaan masing-masing, keduanya akhirnya saling mengaku cinta, lengkap dengan pelukan hangat yang bikin momen terasa manis.

Awalnya, setelah pengakuan Jung-seok, hubungan mereka sempat berada di fase awkward namun penuh getaran manis seperti masa remaja.

Namun, kehadiran Yeo-jung (Oh Na-ra) terus menjadi tembok penghalang di antara mereka.

Bahkan ketika Ji-an diminta membantu Yeo-jung memperbaiki pagar, obrolan mereka perlahan meluruhkan jarak, meski pada akhirnya sebuah kecelakaan kecil membuat Yeo-jung jatuh dari tangga.

Untungnya tidak terlalu parah, tapi Ji-an merasa bersalah, sementara Jung-seok justru marah karena khawatir Ji-an juga bisa terluka.

Keesokan harinya, Jung-seok mencoba meminta maaf.

Namun Ji-an menahan diri dengan berkata, “Kamu itu seperti mesin waktu buatku, setiap bersamamu rasanya seperti kembali ke usia 17 tahun.”

Ia lalu menekankan bahwa hubungannya dengan Jung-seok hanya sebatas kakak-adik, meski sebenarnya hatinya berkata lain.

Pilihan itu diambil Ji-an karena Yeo-jung sebelumnya memohon agar ia tidak menggoyahkan perasaan Jung-seok.

Di sisi lain, Jung-seok akhirnya memberanikan diri mengungkap luka lama dengan Yeo-jung, termasuk saat ia mengetahui ada orang lain di hidupnya di masa lalu.

Rasa bersalah membuat Jung-seok terus menyalahkan dirinya, sampai akhirnya Yeo-jung memberikan permintaan maaf yang terlambat namun penuh air mata.

Namun, pada akhirnya Ji-an dan Jung-seok tetap kembali ke satu sama lain.

Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Ji-an berlari menghampiri Jung-seok, lalu mengutarakan perasaannya lewat narasi penuh emosi: “Aku tahu, ketika merasakan cinta pertama kali, aku akan banyak tertawa, menangis, dan tersesat seperti ini. Tapi ternyata cinta itu bisa sehangat dan semanis ini.”

Laman: 1 2