GELUMPAI.ID – Arsenal akhirnya resmi mengikat Ethan Nwaneri dengan kontrak jangka panjang hingga 2030, mengakhiri drama spekulasi masa depan wonderkid yang sudah sejak lama mencuri perhatian di London Utara.
Pemain 17 tahun itu juga mengungkap deretan nama yang jadi inspirasi dalam perjalanannya menembus tim utama The Gunners.
Arsenal mengumumkan bahwa Ethan Nwaneri telah menandatangani kontrak jangka panjang, memperkuat komitmen klub terhadap pemain muda berbakat yang sudah debut di tim utama sejak usia 15 tahun.
Gelandang serang ini sudah lama jadi buah bibir di Hale End, akademi terkenal Arsenal, dan setelah kabar tarik-ulur kontraknya berhembus kencang, akhirnya sang pemain memilih bertahan di Emirates.
Diinformasikan bahwa kesepakatan sudah tercapai sejak pertengahan Juli, dan kini semuanya resmi.
Tak hanya itu, Nwaneri juga menceritakan siapa saja sosok yang membentuk ambisinya sebagai pesepak bola.
Dalam wawancara terbarunya, ia menyebut empat pemain Arsenal yang tumbuh dari Hale End, Reiss Nelson, Bukayo Saka, Emile Smith Rowe, dan Ainsley Maitland-Niles.
“Ketika saya seusia mereka, saya melihat ke atas pada para lulusan Hale End dan pemain Arsenal secara umum. Reiss, Bukayo, Emile, Ainsley, mereka semua adalah pemain yang saya jadikan panutan. Kamu memang tak membandingkan dirimu dengan mereka, tapi kamu merasa pernah berbagi momen. Mereka pernah ada di tempatmu sekarang, dan kamu sedang mencoba mengejar posisi mereka,” ,” ujar Nwaneri.
Dari empat nama itu, dua di antaranya masih bertahan di Arsenal: Saka dan Nelson, meskipun Nelson kini dikabarkan tengah dilirik Fulham.
Sementara Smith Rowe sudah lebih dulu hijrah ke Fulham tahun lalu, dan Maitland-Niles kini bermain untuk Lyon.
Mikel Arteta, yang selama ini dikenal jeli memoles talenta muda, juga sudah lama melontarkan pujian setinggi langit pada Nwaneri.
Saat pemain itu mencetak gol ke gawang Girona di ajang Liga Champions pada usia 17 tahun, Arteta tak ragu menyoroti kualitas mental anak asuhnya.
“Yang kami cintai darinya adalah agresivitasnya. Sebelum mencetak gol, dia sudah membuat keputusan yang tepat. Dia tidak pernah terlihat gugup. begitu tenang, percaya diri, dan punya kemampuan luar biasa,” kata Arteta waktu itu.

