GELUMPAI.ID — Ferrari lagi-lagi diterpa dilema teknis.
Awal musim F1 2025 berjalan jauh dari ekspektasi.
Belum ada satu pun podium yang berhasil diraih hingga kini.
Untuk membalik keadaan, Ferrari sudah siapkan upgrade penting pada bagian lantai mobil.
Upgrade ini disebut bakal menambah keseimbangan dan stabilitas di bagian belakang.
Masalah bagian belakang ini memang sudah sering dikeluhkan oleh Charles Leclerc dan Lewis Hamilton sejak awal musim.
Selain itu, mobil Ferrari juga disebut belum bisa beroperasi di ketinggian suspensi optimal.
Dampaknya, downforce berkurang dan waktu putaran jadi tertinggal.
Meski upgrade lantai sudah siap digunakan, Ferrari belum kompak soal kapan waktu terbaik untuk menggunakannya.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, ada dua kubu berbeda di internal Ferrari.
Beberapa petinggi, termasuk Frederic Vasseur dan Loic Serra, lebih memilih fokus menyempurnakan spesifikasi mobil yang ada terlebih dahulu.
Mereka menilai Bahrain bukan tempat ideal untuk menjajal pembaruan besar.
Pasalnya, tes pramusim dilakukan di Bahrain, sehingga pengenalan upgrade justru bisa menutupi progres aktual sejak Februari.
Sebaliknya, ada dorongan untuk segera menurunkan upgrade demi menyelamatkan musim secepat mungkin.
Upgrade yang lebih besar lagi dikabarkan bakal datang di Miami pada awal Mei.
Namun, karena lantai baru sudah siap, godaan untuk langsung menggunakannya pun makin besar.
Ferrari pulang dari GP Australia dengan hasil mengecewakan.
Leclerc dan Hamilton hanya finis di posisi ke-8 dan ke-10 akibat strategi pit yang kurang tepat.
Di GP China, keduanya malah didiskualifikasi karena dua pelanggaran teknis berbeda.
Leclerc sempat tampil solid di Suzuka dengan finis keempat, tapi tetap tertinggal jauh dari trio terdepan.
Dengan performa yang masih belum stabil, Ferrari kini dihadapkan pada pilihan besar: tunggu sampai Miami, atau pasang lantai baru sekarang.
Sumber: CRASH

