Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Ferrari di Bawah Tekanan Jelang GP Emilia Romagna

Ferrari di Bawah Tekanan Jelang GP Emilia Romagna

GELUMPAI.ID — Formula 1 memasuki seri Eropa dengan Grand Prix Emilia Romagna di Imola. Balapan ini menjadi sorotan setelah enam seri awal musim 2025 yang penuh drama.

Oscar Piustri, pemimpin klasemen, unggul 16 poin atas rekan setimnya di McLaren, Lando Norris. Dengan empat kemenangan dari enam balapan, Piastri menjadi favorit juara.

Ferrari menghadapi tekanan besar di balapan kandang mereka. Penampilan buruk di Miami, dengan Charles Leclerc dan Lewis Hamilton hanya finis ketujuh dan kedelapan, memicu kritik.

Hamilton terlibat perselisihan via radio tim setelah keputusan strategi yang buruk. “Jangan terlalu sensitif,” katanya kepada bos tim Fred Vasseur.

Ferrari akan memperkenalkan pembaruan besar pada mobil mereka di Imola. Langkah ini diharapkan memperbaiki performa buruk di awal musim.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari CRASH, tiga balapan beruntun di Eropa akan krusial. Pembaruan tim dan aturan teknis baru bisa mengubah peta persaingan.

Piastri ingin mempertahankan dominasinya. Kemenangan di Imola bisa memaksa McLaren mendukungnya sebagai pembalap utama.

Franco Colapinto kembali ke F1 bersama Alpine, menggantikan Jack Doohan. Pembalap Argentina ini hanya punya lima balapan untuk membuktikan diri.

Colapinto harus cepat beradaptasi di tengah jadwal padat. Ia juga dihadapkan pada perubahan manajemen di Alpine pasca kepergian Oliver Oakes.

Kimi Antonelli, rookie Mercedes, menjadi perhatian di Imola. Lahir di Bologna, ia meraih pole position di sprint race Miami.

Antonelli bisa menjadi kebanggaan Italia di tengah krisis Ferrari. “Ini balapan spesial buat saya,” ujarnya penuh semangat.

Imola mungkin menggelar balapan terakhirnya di F1 pada 2025. Kontrak sirkuit ini berakhir, dan Italia kemungkinan takkan punya dua grand prix pada 2026.

“Imola punya sejarah panjang, tapi kami harus realistis,” kata Stefano Domenicali, CEO F1, soal masa depan sirkuit ini.

Balapan akhir pekan ini akan menentukan arah musim 2025. Semua mata tertuju pada Ferrari, Piastri, dan kejutan dari Antonelli.