GELUMPAI.ID — Ferrari memulai kebangkitan di F1 2025 dengan pembaruan signifikan pada mobil SF-25 yang membawa mereka meraih hasil positif di Grand Prix Bahrain. Kini, tim asal Maranello berpotensi menjadi kekuatan yang lebih tangguh di GP Arab Saudi akhir pekan ini.
Pada balapan Bahrain, mobil SF-25 milik Charles Leclerc dan Lewis Hamilton menerima empat pembaruan pada bagian lantai dan satu pada sayap belakang. Pembaruan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali performa Ferrari setelah awal musim yang sulit.
Hasilnya cukup memuaskan, dengan keduanya finis di lima besar. Leclerc bahkan berpeluang meraih podium pertama musim ini jika bukan karena pengaruh safety car yang mengganggu strategi tim.
Menurut laporan dari media Italia, Gazzetta, Ferrari berhasil hampir menggandakan rentang performa SF-25 dibandingkan dengan balapan sebelumnya di Suzuka. Performa tersebut sebagian besar berkat pembaruan lantai baru, yang memungkinkan mobil beradaptasi dengan berbagai kondisi, tidak hanya saat bahan bakar rendah.
Ferrari siap tampil lebih kuat di Jeddah, mengingat sirkuit Jeddah Corniche yang baru memiliki aspal halus dibandingkan dengan permukaan kasar di Bahrain.
Pirelli bahkan membawa tiga komponen ban terlembut (C3, C4, C5) untuk mengurangi degradasi ban, yang bisa memperluas rentang performa Ferrari lebih jauh lagi. Gazzetta memperkirakan peningkatan sekitar 30% dari Bahrain.
Selain itu, Ferrari berencana menggunakan konfigurasi aerodinamika dengan beban rendah di Jeddah, dengan sudut sayap minimal dan pengaturan ground clearance yang lebih rendah untuk memaksimalkan efek lantai. Layout sirkuit Jeddah juga cocok dengan DNA mobil Ferrari 2025, yang sangat sesuai dengan tikungan cepat.
Ferrari juga melakukan eksperimen dengan berbagai kombinasi setelan suspensi di simulator untuk meningkatkan traksi mekanis mobil. Setelah awal musim yang buruk, yang disebabkan oleh kelemahan aerodinamis dan sasis, Ferrari kini berada di jalur yang benar dengan harapan lebih banyak kemajuan di Arab Saudi.

