News

Festival Harmoni Tirtayasa Ajakan KKN Mahasiswa UGM Kenali dan Rawat Budaya Kabupaten Serang

“Tujuan utamanya adalah untuk mengenalkan budaya itu sejak usia dini dan pada masyarakat secara umum, supaya nanti mereka mau untuk merawat budaya yang dimiliki Kabupaten Serang,” ujarnya.

Sudaryatno berharap, kegiataan saat ini yang dilaksanakan oleh KKN Mahasiswa UGM bekerjasama dengan Disporapar Kabupaten Serang, BUMN dan BUMD juga menghadirkan para pelaku UMKM bisa dilakukan oleh masyarakat minimal satu kali dalam sebulan. ”Kalau itu bisa dilaksanakan setiap sebulan sekali, itu tentunya akan menaikkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari Bumi Tirtayasa sendiri secara khusus,”katanya.

Selain Desa Wisata, sambung Sudaryatno Wilayah Tirtayasa juga terdapat Wisata Religi Sultan Ageng Tirtayasa. Harapannya, nanti akan tersambung dengan wilayah lain jika wisawatan dari Tangerang bisa terlebih dahulu singgah di wisata Syekh Nawawi Al Bantani Tanara Bantani, ada Pangeran Sunyararas Tanara, kemudian ke Sultan Ageng Tirtayasa.

”Nah kalau mau ke wisata alam bisa mampir dahulu ke Desa Lontar, baru nanti menuju ke Wisata Religi Sultan Maulana Hasanudin Banten. Ini menjadi PR kita bersama bagaimana menjadikan satu kesatuan, sehingga masyarakat menikmati atau paling tidak punya kepuasan batin ketika melakukan wisata religi tidak hanya satu tempat tetapi secara berurutan,” paparnya.

Turut hadir pada Festival Harmoni Tirtayasa, Kepala Disporapar Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala Diskominfo Haerofiatna, Kepala Bakesbangpol Epi Priatna, Kepala Diskoumperindag Adang Rahmat, Plt Kepala DPMD Ishak Abdul Roup, Staf Khusus Bupati Bidang Wisata Bimo, dan Direktur Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UGM Rustamaji.

Laman: 1 2