GELUMPAI.ID – Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, memberi sinyal kuat akan melakukan rotasi pemain kunci saat menjamu Aston Villa pada Jumat (16/5) malam WIB. Langkah ini diambil sebagai antisipasi agar tidak ada lagi pemain yang mengalami cedera jelang laga final Liga Europa yang krusial melawan Manchester United kurang dari sepekan mendatang.
Kabar buruk kembali menghantam Tottenham setelah gelandang andalan, Dejan Kulusevski, dipastikan menyusul sejumlah pemain penting lainnya ke ruang perawatan. Kulusevski dipastikan absen di final Liga Europa yang akan digelar di Bilbao pada Rabu depan. Sebelumnya, lini tengah Tottenham juga telah kehilangan Lucas Bergvall dan James Maddison akibat cedera. Sementara bek Radu Dragusin harus menepi lebih lama karena cedera lutut serius yang dideritanya sejak Februari lalu.
Pada pertandingan terakhir melawan Crystal Palace, Postecoglou sebenarnya telah mengistirahatkan beberapa pemain pilarnya. Namun, rencana awal untuk menurunkan kekuatan penuh saat melawan Aston Villa demi mematangkan persiapan final Eropa kini terancam batal demi menghindari risiko kehilangan pemain lebih banyak.
“Kenyataan pahit yang kami hadapi saat ini adalah kami tidak boleh kehilangan satu pemain pun lagi karena cedera. Situasinya sangat riskan bagi kami mengingat besarnya taruhan di depan mata,” tegas Postecoglou.
“Begini, dalam kondisi ideal, laga ini akan kami manfaatkan untuk mempertajam performa tim. Tapi, sayangnya, kami tidak hidup di dunia yang ideal. Bahkan dengan perencanaan yang matang, kami terus saja dihantam badai cedera ini. Dari sudut pandang saya, saya wajib mempertimbangkan faktor ini saat menyusun strategi untuk laga melawan Aston Villa,” tambahnya.
Postecoglou kemungkinan akan memanfaatkan pertandingan melawan Aston Villa untuk menjajal kombinasi pemain baru di lini tengah. “Kami selalu dipaksa mencari solusi kreatif untuk menutupi absennya para pemain, dan kami akan kembali mencari cara untuk mengatasi situasi ini,” ujar Postecoglou.
“Jelas akan ada beberapa pemain yang akan bermain (melawan Aston Villa) yang belum mendapatkan menit bermain reguler atau banyak akhir-akhir ini, dan mereka akan mendapatkan kesempatan,” tandasnya.
Tottenham saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Primer Inggris, hanya satu tingkat di atas zona degradasi namun sudah aman dari ancaman tersebut. Mereka terpaut satu poin dari Manchester United yang berada di posisi ke-16.
Kedua tim finalis Liga Europa ini sama-sama menjalani musim domestik yang kurang memuaskan, namun gelar juara di Eropa akan memberikan tiket otomatis menuju Liga Champions musim depan. Tottenham sendiri belum merasakan manisnya gelar juara sejak mengangkat trofi Piala Liga pada tahun 2008.

