Dede menambahkan, hasil efisiensi dari pemotongan tukin tersebut dapat dialokasikan ke sejumlah program prioritas, termasuk program unggulan Gubernur Banten Andra Soni.
“Misalnya program unggulan Pak Gubernur program bangun jalan Bang Andra, itu kita tingkatkan jumlahnya, ada lagi ketahanan pangan kita tambahkan lagi anggarannya, sekolah gratis kita tambahkan lagi anggarannya,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung perlunya dana tambahan untuk mengcover kepesertaan BPJS Kesehatan, mengingat sekitar 250 ribu peserta tercoret dari tanggungan pemerintah pusat.
“Kalau kondisi sedang baik pasti pendapatan meningkat, tapi kalau kondisi sedang tidak baik maka target pendapatan PAD sulit tercapai,” tandasnya.

