GELUMPAI.ID — Franco Colapinto kembali ke grid Formula 1 bersama Alpine. Pembalap Argentina berusia 21 tahun ini menggantikan Jack Doohan untuk lima balapan ke depan.
Keputusan ini diambil usai Doohan gagal meraih poin dalam enam balapan awal musim. Sementara itu, rekan setimnya, Pierre Gasly, telah mengumpulkan tujuh poin.
Colapinto membawa dukungan finansial signifikan ke Alpine. Faktor ini menjadi pertimbangan utama dalam penggantian Doohan.
Mengutip laman CRASH, dukungan finansial Colapinto berpotensi meningkat seiring promosinya ke kursi utama.
“Dia juga membawa daya tarik bintang serta basis penggemar yang besar dan antusias,” kata jurnalis F1, Lawrence Barretto.
Colapinto dianggap sebagai bintang olahraga kedua terbesar di Argentina setelah Lionel Messi. Penampilannya bersama Williams pada 2024 membuatnya jadi pahlawan nasional.
Selama sembilan balapan bersama Williams, Colapinto mencetak poin di Azerbaijan. Ia juga finis di posisi 10 besar di Austin.
Namun, Colapinto juga mengalami beberapa kecelakaan berat selama periode tersebut. Penampilannya tetap menarik perhatian tim-tim rival.
Alpine merekrut Colapinto sebagai pembalap cadangan pada Januari lalu. Ia mendapat nilai tinggi dari Flavio Briatore, penasihat tim.
Briatore kini menjadi pimpinan de facto Alpine pasca-mundurnya Oliver Oakes. Ia mendukung penuh promosi Colapinto.
Colapinto mendapat lima balapan untuk membuktikan kemampuannya. Evaluasi ulang akan dilakukan sebelum Grand Prix Inggris pada Juli.
“Setelah meninjau balapan awal musim, kami memutuskan menempatkan Franco di mobil bersama Pierre untuk lima balapan ke depan,” ujar Briatore.
“Dengan persaingan yang ketat tahun ini dan mobil yang kompetitif, kami perlu merotasi susunan pembalap,” tambahnya.
Alpine menyebut musim 2026 akan krusial bagi tim. Penilaian menyeluruh terhadap pembalap dianggap langkah tepat.
“Kami terus mendukung Jack karena ia telah bersikap sangat profesional sebagai pembalap,” kata Briatore.
Doohan kini beralih ke peran pembalap cadangan. Alpine akan menilai opsi mereka usai lima balapan.

