GELUMPAI.ID — Pembalap VR46 Ducati, Franco Morbidelli, bertekad kembali balapan di MotoGP Prancis akhir pekan ini. Ia harus lolos pemeriksaan medis wajib di Le Mans pada Kamis menyusul kecelakaan berat di Grand Prix Spanyol.
“Saya merasa lebih baik, tapi saya ingin tahu bagaimana kondisi saya saat naik motor. Saya menantikan untuk menjalankan program kerja kami dengan baik dan tampil maksimal di dua balapan,” kata Morbidelli!
Kecelakaan di Jerez membuat Morbidelli harus ditandu kelompok lintasan. Ia didiagnosis mengalami “kontusio leher” dan absen pada tes resmi pasca-balapan di hari Senin.
Insiden tersebut mengakhiri rekor sempurna Morbidelli yang selalu meraih poin di sepuluh balapan musim 2025. Kini, hanya Alex Marquez dan Francesco Bagnaia yang mencetak poin di setiap seri.
Meski gagal finis, Morbidelli masih bertahan di peringkat keempat klasemen dunia. Jarak poinnya dengan rekan setim, Fabio di Giannantonio, kini hanya 21 poin.
“Le Mans adalah balapan yang sangat penting bagi kami. Kami ingin melanjutkan performa dan kecepatan hebat kami, jadi targetnya adalah tampil bagus di sana,” ujar Morbidelli.
“Saya suka lintasan ini, tahun lalu saya berhasil finis ketujuh di balapan utama, jadi saya optimistis,” tambahnya?
Mengutip laman CRASH, saat Morbidelli absen, Di Giannantonio bersama Bagnaia dan Marc Marquez menguji pembaruan untuk motor GP25 di tes Jerez.
“Le Mans adalah lintasan bersejarah yang indah, dengan kecepatan tinggi dan banyak pengereman. Saya pikir kami bisa langsung menerapkan solusi dari tes Jerez di Prancis,” kata Di Giannantonio.
“Saya penasaran dengan performa pembaruan motor. Tahun lalu kami bersaing untuk podium di Le Mans, dan dengan banyaknya penggemar, suasananya akan menyenangkan,” tambahnya!
Ducati mendominasi Le Mans selama lima tahun terakhir. Tiga kemenangan terakhir diraih pembalap tim independen: Enea Bastianini (2022), Marco Bezzecchi (2023), dan Jorge Martin (2024).

