GELUMPAI.ID – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak menyembunyikan kekecewaannya usai timnya ditahan imbang tanpa gol oleh Southampton yang telah terdegradasi. Guardiola mengakui hasil tersebut menjadi kerugian besar dalam upaya The Citizens mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
“Hasil ini jelas merupakan kehilangan peluang bagi kami hari ini, dan kami sangat menyadarinya,” ujar Guardiola dengan nada menyesal, seperti dikutip dari laman resmi klub, Minggu (11/5/2025).
Pelatih asal Spanyol itu menyoroti taktik bertahan sangat dalam yang diterapkan Southampton sejak awal pertandingan. “Di babak pertama, setelah 15 atau 20 menit, saya menyadari bahwa kami sangat membutuhkan para penyerang untuk membongkar pertahanan mereka. Kami tidak menyangka mereka akan bermain se-defensif ini,” ungkapnya.
Guardiola mengakui timnya kesulitan menemukan ritme permainan dan kurang efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama dalam hal umpan silang, bola kedua, serta penetrasi di kotak penalti. “Kami kurang dalam hal umpan silang, bola kedua, dan pergerakan satu pemain di kotak penalti untuk melakukan dribbling dan melepaskan tembakan,” katanya.
Lebih lanjut, Guardiola menyinggung soal bola mati yang juga menjadi salah satu kelemahan timnya di laga tersebut. “Bola kedua dan situasi bola mati – hal-hal seperti ini sedikit kurang dari kami, dan sayangnya, kami gagal mencetak gol yang kami butuhkan. Kami tidak mampu mengkonversi peluang,” sesal mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich ini.
Meskipun demikian, Guardiola enggan menyalahkan taktik bertahan yang diterapkan Southampton. “Mereka (Southampton) berhak melakukan apa pun yang mereka inginkan. Selama bertahun-tahun di sini, kami menghadapi tim dengan berbagai pendekatan, termasuk tim yang sudah terdegradasi bermain dengan cara seperti itu. Tugas kami adalah membongkar pertahanan mereka, dan itulah yang harus kami lakukan,” tegasnya.
Menatap sisa musim yang padat dengan final Piala FA dan dua laga Liga Primer melawan Bournemouth dan Fulham, Guardiola menegaskan timnya akan terus berjuang hingga akhir. “Kami memiliki tiga pertandingan tersisa – final Piala FA dan dua pertandingan di Liga Primer. Sejak sebulan lalu, saya tidak mengharapkan sesuatu yang berbeda, bahwa kami akan perlu berjuang hingga akhir,” pungkas Guardiola, menunjukkan tekadnya untuk membawa City meraih hasil maksimal di sisa kompetisi.

