GELUMPAI.ID – Honda akhirnya memperpanjang kontrak Luca Marini untuk musim 2026, tapi diam-diam mereka masih menyimpan harapan besar pada satu nama, Jorge Martin.
Meski batal bergabung tahun depan, sang juara bertahan MotoGP tetap jadi incaran utama Honda untuk proyek besar mereka di era regulasi baru 2027.
Meski belum diumumkan resmi, laporan dari Autosport menyebut Luca Marini sudah sepakat untuk memperpanjang kontrak satu tahun lagi bersama tim pabrikan Honda hingga 2026.
Ia akan tetap berduet dengan Joan Mir.
Keputusan ini seolah menjadi reaksi langsung Honda setelah gagal mengamankan tanda tangan Jorge Martin, yang memutuskan bertahan bersama Aprilia hingga musim depan.
Meski sempat absen di tiga seri akibat cedera saat persiapan Suzuka 8 Hours, Marini merupakan satu-satunya rider yang selalu finis di zona poin di setiap balapan yang ia selesaikan musim ini.
Stabilitas ini mungkin jadi alasan utama Honda enggan melepasnya.
Sempat dikabarkan akan dilempar ke tim satelit LCR, posisi Marini ternyata tetap aman.
Honda memang sempat mempertimbangkan Johann Zarco untuk promosi ke tim utama, namun setelah Martin batal gabung, kursi Marini kembali dikunci.
Meski gagal datang di 2026, Jorge Martin belum dicoret dari daftar belanja Honda.
Bahkan menurut sumber internal, pembalap Spanyol itu masih jadi “main target” untuk musim 2027, yakni saat regulasi teknis MotoGP berubah drastis dan seluruh peta persaingan diprediksi bergeser.
Sebelumnya, Martin sudah mengaktifkan klausul keluar dari kontraknya bersama Aprilia, yang ternyata khusus ditujukan untuk membuka jalan ke Honda.
Tapi setelah gagal capai kesepakatan, ia memilih bertahan.
Honda pun sempat menawarkan gaji dua kali lipat dan kontrak tiga tahun, namun semua batal dan berakhir dengan Marini yang bertahan.
Meskipun Honda masih ngebet, Aprilia ternyata punya modal kuat untuk mempertahankan Martin lebih lama.
Dalam absennya Martin, motor RS-GP25 justru berkembang pesat, Marco Bezzecchi bahkan menang di Silverstone dan podium di Assen serta Brno.

