GELUMPAI.ID – Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, mengeluarkan pandangan tegas mengenai perombakan skuad Setan Merah di bursa transfer musim panas ini. Neville secara terbuka mendesak klub untuk melepas empat pemain senior, yakni, Marcus Rashford, Jadon Sancho, Antony, dan Alejandro Garnacho. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa Kobbie Mainoo adalah satu-satunya pemain yang harus dipertahankan dan menjadi fondasi pembangunan tim.
Pandangan Neville ini muncul di tengah aktivitas transfer cepat Manchester United yang baru saja meresmikan kedatangan Matheus Cunha dari Wolves dengan biaya £62,5 juta (sekitar Rp 1,28 triliun). Setan Merah juga disebut-sebut optimistis bisa mendapatkan penyerang Brentford, Bryan Mbeumo, dalam kesepakatan £50 juta. Kedua rekrutan di lini serang ini diharapkan dapat merevitalisasi kekuatan tim di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim.
Dalam wawancara di podcast “It’s Called Soccer”, Neville menyatakan bahwa “Marcus Rashford harus pergi demi dia dan klub. Saya pikir kesempatan itu sudah lewat, ” tuturnya.
Hal serupa diungkapkan Neville untuk Jadon Sancho, yang baru saja menyelesaikan masa pinjaman di Chelsea. “Saya merasa sedikit mirip dengannya seperti saya dengan Marcus. Manchester United harus memastikan mereka berpisah dengannya,” tegas Neville.
Untuk Antony, Neville melihat Real Betis dan La Liga sebagai tujuan yang ‘sempurna’ setelah masa pinjaman sang pemain. “Saya pikir Antony sempurna untuk Spanyol dan, sekali lagi, seseorang yang harus dipermudah kepergiannya oleh Manchester United. Ini yang terbaik untuk Antony dan terbaik untuk klub,” jelasnya.
Neville juga menyoroti situasi Alejandro Garnacho. Meskipun mengakui Garnacho bisa bermain di Premier League, Neville menilai kepergiannya adalah keputusan yang tepat demi Garnacho dan klub, terutama jika ada indikasi ketidaksepakatan publik dengan manajer.
“Keempat pemain itu harus pergi, bukan hanya karena Manchester United harus melepaskan mereka, tetapi karena mereka harus pergi dan mencari tempat dalam hidup mereka di mana mereka bisa pergi dan bermain sepak bola karena itu bukan di Old Trafford,” jelas Neville.
Namun, sikap Neville berubah drastis saat membahas Kobbie Mainoo. “Mainoo, tidak. Itu terlalu jauh,” kata Neville. Ia menekankan bahwa Mainoo, yang telah berada di United sejak usia enam tahun, harus dipertahankan dan dijadikan pilar di lini tengah. “Kita harus membangun tim di sekitar Kobbie Mainoo di lini tengah dan bukan hanya karena dia adalah jebolan akademi,” tandas Neville, meskipun Mainoo sempat dicadangkan dalam pertandingan terakhir.

