News
Beranda » News » Gaza Jadi Kuburan Massal bagi Palestina dan Pekerja Kemanusiaan

Gaza Jadi Kuburan Massal bagi Palestina dan Pekerja Kemanusiaan

GELUMPAI.ID — Kehidupan warga Palestina hancur secara sistematis akibat pemboman berkelanjutan Israel di Jalur Gaza, yang menunjukkan “pengabaian terang-terangan” terhadap keselamatan pekerja kemanusiaan, kata organisasi bantuan medis Doctors Without Borders (MSF).

Amande Bazerolle, koordinator darurat MSF di Gaza, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (16/4), “Gaza telah berubah menjadi kuburan massal bagi orang Palestina dan mereka yang berusaha membantu mereka.”

Pada bulan lalu, pasukan Israel membuka tembakan ke ambulans di Gaza, menewaskan 15 petugas medis dan penyelamat dalam insiden yang memicu kecaman internasional.

“Kami menyaksikan secara langsung penghancuran dan pemindahan paksa seluruh populasi di Gaza,” tambah Bazerolle.

Fasilitas medis juga tidak luput dari serangan dan perintah evakuasi oleh pasukan Israel. Tim MSF terpaksa meninggalkan banyak fasilitas, sementara lainnya terus beroperasi dengan staf dan pasien yang terjebak di dalam, tidak bisa keluar dengan aman selama berjam-jam, kata organisasi tersebut.

“Dengan tidak ada tempat yang aman bagi warga Palestina atau mereka yang mencoba membantu mereka, respons kemanusiaan sangat kesulitan di bawah ancaman ketidakamanan dan kekurangan pasokan yang kritis, meninggalkan sedikit pilihan bagi orang-orang untuk mendapatkan perawatan,” ujar Bazerolle.

Israel melanjutkan pemboman udara dan operasi darat di wilayah Palestina pada bulan Maret setelah melanggar gencatan senjata yang berlangsung dua bulan.

Ribuan orang telah tewas, dengan lebih banyak lagi yang terpaksa mengungsi. Israel juga telah memblokir bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza sejak 2 Maret.

PBB mengatakan pasokan medis, bahan bakar, air, dan kebutuhan dasar lainnya sangat terbatas.

Sumber: Al-Jazeera