“Peran keluarga sangat diperlukan untuk memantau dan mengawasi tingkah laku anak sementara disekolah setiap mata pelajaran perlu disisipkan ajaran-ajaran moral dan melakukan pelatihan bakat dan pengetahuan siswa serta peran pemerintah ialah memberikan sanksi tegas untuk pelaku tawuran,” terangnya.
Ia mengaskan, tidak ada lagi pelajar yang melakukan aksi tawuran dan kepada pihak-pihak tertentu baik pemerintah, sekolah dan keluarga dengan kolaborasi yang baik diharapkan dapat memutus rantai prilaku tawuran agar tidak terulang dan terjadi lagi di masa mendatang.
“Say NO to tawuran, say YES to prestasi. Pelajar Cerdas; Anti tawuran, Cinta kerukunan,” tandasnya.

