GELUMPAI.ID — George Russell, pembalap asal Inggris, tetap membuka peluang untuk masa depannya meski kontraknya dengan Mercedes berakhir pada akhir 2025.
Menurut laporan dari The Race, Russell diketahui telah melakukan “percakapan informal” dengan Christian Horner, bos Red Bull.
Sumber yang dikutip menyatakan, “Russell dan Horner sudah saling memahami posisi satu sama lain meski belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai kesepakatan balapan.”
Sebagai salah satu pemain utama di pasar pembalap untuk musim depan, Russell tetap menjadi sorotan meski belum ada kontrak baru dari Mercedes untuk tahun 2026.
Toto Wolff, bos Mercedes, mengindikasikan bahwa mereka ingin mempertahankan Russell untuk musim depan bersama Kimi Antonelli.
“Pembicaraan dengan Russell akan dimulai saat F1 memasuki musim Eropa. Kami tidak terburu-buru,” kata Wolff kepada The Athletic.
Wolff juga menambahkan, “Performanya sudah di level tertinggi, seperti yang kami harapkan. Tidak ada yang lebih bisa diminta dari itu. Kami punya jendela musim panas, dan tidak ada alasan untuk mempertanyakan apapun saat ini.”
Russell, yang sebelumnya membalap untuk Williams, belum pernah finis di luar lima besar dalam lima balapan pertama tahun ini. Setelah Lewis Hamilton bergabung dengan Ferrari, Russell kini menjadi pemimpin tim Mercedes.
Namun, masa depan Russell bisa dipengaruhi oleh keputusan Max Verstappen. Meski kontraknya bersama Red Bull baru berakhir pada 2028, ada klausa keluar dalam kontraknya.
Mengutip laporan dari The Race, jika Verstappen tidak berada di dua besar klasemen kejuaraan hingga jeda musim panas, ia bebas bernegosiasi dengan tim lain.
Verstappen dikabarkan bisa tertarik meninggalkan Red Bull dan bergabung dengan Mercedes menjelang perubahan regulasi di 2026. Namun, Verstappen sendiri tetap menegaskan bahwa ia bahagia di Red Bull dan keputusan tersebut melibatkan keluarganya.
Pesan Verstappen mengenai masa depannya tetap konsisten, ia ingin mobil yang paling cepat.

