GELUMPAI.ID — George Russell tampil jujur usai sesi kualifikasi sulit di Grand Prix Miami. Ia mengaku performanya tidak optimal sepanjang akhir pekan ini.
Russell hanya mampu meraih posisi kelima di kualifikasi. Ia tertinggal hampir dua persepuluh detik dari peraih pole, Max Verstappen.
Ini kali pertama musim ini Russell kalah dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, di sesi kualifikasi. Antonelli tampil impresif dengan meraih posisi ketiga.
Antonelli juga bersinar di kualifikasi sprint, mengamankan pole. Namun, insiden pit lane dengan Verstappen menggagalkan balapan sprintnya.
“Saya benar-benar kesulitan hari ini, jujur saja. Akhir pekan ini sama sekali tidak berjalan mulus untuk saya,” ujar Russell usai kualifikasi.
Menurut laporan dari CRASH, Russell menyebut kualifikasi sebagai kekuatan utamanya musim ini. Namun, ia gagal menemukan ritme di Miami.
“Kualifikasi selalu jadi kekuatan saya musim ini, tapi apa yang biasanya berhasil, tidak bekerja di sini,” katanya.
Russell juga terkejut bisa mendekati waktu pole. “Ini kualifikasi terburuk saya tahun ini, tapi bisa lebih buruk,” ungkapnya.
Ia merasa kurang percaya diri di lintasan. “Saya tidak percaya diri dan tahu saya tidak bisa mengemudi secara maksimal,” tuturnya.
Meski demikian, Russell menyebut P5 sebagai hasil yang cukup baik. Ia fokus membatasi kerugian di hari buruknya.
Russell konsisten tampil kompetitif sepanjang 2025. Ia kini berada di posisi keempat klasemen, hanya 26 poin di belakang Oscar Piastri.
Namun, ia mengakui Antonelli lebih cepat sejak awal akhir pekan. “Kimi sangat cepat sejak lap pertama, sementara saya mundur selangkah,” jelasnya.
Russell menyoroti kesulitan di sektor dua lintasan. “Saya selalu kesulitan di sektor tengah, bagian depan mobil tidak responsif,” ujarnya.
Pirelli menaikkan tekanan ban semalam, memperparah masalah. Russell menyebut timnya kesulitan menjaga suhu ban.
“Di antara empat tim teratas, kami mungkin yang terburuk dalam mengelola suhu ban,” katanya.
Persaingan ketat di kualifikasi membuat Russell khawatir. Ia memprediksi jarak dengan rival akan melebar di balapan.

