Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Gol Tunggal Dembele Bawa PSG Atasi Arsenal di Emirates

Gol Tunggal Dembele Bawa PSG Atasi Arsenal di Emirates

Mimpi Arsenal untuk melaju ke final Liga Champions musim ini mendapat pukulan telak setelah Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 di kandang The Gunners, Emirates Stadium. (cr/PSG)

GELUMPAI.ID – Mimpi Arsenal untuk melaju ke final Liga Champions musim ini mendapat pukulan telak setelah Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 di kandang The Gunners, Emirates Stadium, pada leg pertama babak semifinal, Kamis (30/4/2025) dini hari WIB. Gol cepat dari Ousmane Dembele di awal babak pertama menjadi pembeda dalam laga sengit tersebut.

Dembele mengejutkan publik tuan rumah saat laga baru berjalan empat menit. Menerima umpan silang mendatar dari Khvicha Kvaratskhelia, pemain sayap lincah asal Prancis itu dengan tenang melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper Arsenal, David Raya.

Di awal pertandingan, PSG tampil sangat dominan dengan gelombang serangan yang  mengancam lini pertahanan Arsenal. Raya dipaksa melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis peluang emas dari pemain muda PSG, Desire Doue.

Meski sempat tertekan, Arsenal perlahan mampu keluar dari tekanan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, tembok kokoh bernama Gianluigi Donnarumma kembali menjadi momok bagi tim Meriam London. Kiper timnas Italia itu tampil ciamik dengan melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial, menggagalkan peluang emas dari Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard di kedua babak.

Arsenal sempat bersorak kegirangan ketika sundulan Mikel Merino dari tendangan bebas Declan Rice berhasil merobek gawang Donnarumma. Namun, kegembiraan itu sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Di sisa waktu pertandingan, PSG juga memiliki beberapa peluang untuk memperlebar keunggulan. Sayang, sepakan pemain pengganti Bradley Barcola masih melebar tipis dari gawang, sementara tendangan Goncalo Ramos membentur mistar gawang.

Sebelum kick-off, atmosfer gemuruh di Emirates Stadium sempat memuncak dengan pertunjukan cahaya dan kembang api yang spektakuler. Namun, gol cepat Dembele berhasil meredam semangat tuan rumah.

Skuad Mikel Arteta terlihat terkejut dengan gol cepat tersebut dan hampir saja kebobolan lebih banyak gol di awal babak pertama akibat gempuran dari lini serang PSG.

Arsenal menunjukkan semangat juang yang tinggi dan kerja keras tanpa lelah. Namun, PSG mampu mematikan pergerakan Bukayo Saka dengan sangat baik. Ketika peluang akhirnya datang, mereka harus berhadapan dengan Donnarumma, yang sebelumnya juga menjadi mimpi buruk bagi Liverpool dan Aston Villa di kompetisi yang sama.

Donnarumma menjadi pahlawan PSG saat mereka menyingkirkan Liverpool melalui adu penalti di Anfield. Ia juga melakukan penyelamatan gemilang di babak kedua saat menghadapi Aston Villa di Villa Park.

Martinelli seharusnya bisa mencetak gol penyeimbang ketika lolos dari kawalan pemain belakang PSG, namun Donnarumma tampil sigap dengan menepis tendangan mendatar Trossard ke sisi kiri gawangnya.

Gol Merino yang dianulir di awal babak kedua setelah tinjauan VAR yang cukup lama juga menjadi pukulan bagi Arsenal. Posisi awal para pemain Arsenal yang terlalu dalam saat set-piece dinilai menjadi penyebab offside tersebut.

Arteta mungkin masih memiliki keyakinan timnya mampu membalikkan keadaan, seperti yang mereka lakukan saat mengalahkan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Namun, PSG adalah lawan yang berbeda dan tugas Arsenal untuk lolos ke final di Munich kini terlihat sangat berat.

Paris Saint-Germain terus menunjukkan kualitas mereka sebagai salah satu tim elite Eropa. Kemenangan atas Arsenal semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk melangkah ke final di Munich, di mana mereka akan menunggu pemenang antara Inter Milan dan Barcelona.

Arsenal menjadi korban terbaru dari kehebatan PSG, menyusul Manchester City, Liverpool, dan Aston Villa. PSG sekali lagi membuktikan mengapa mereka menjadi salah satu favorit untuk meraih gelar Liga Champions pertama mereka.

Di tengah atmosfer yang penuh tekanan dari suporter tuan rumah, PSG tampil tenang dan langsung menekan Arsenal sejak awal laga. Gol Dembele menjadi bukti efektivitas serangan mereka, dan seharusnya mereka bisa mencetak lebih banyak gol di babak pertama.

PSG memiliki beberapa pemain menyerang seperti Dembele, Doue, dan Kvaratskhelia, yang semuanya menunjukkan ancaman nyata bagi pertahanan Arsenal di awal pertandingan.

Dan ketika Arsenal berhasil menembus pertahanan mereka, Donnarumma menunjukkan bahwa PSG memiliki kekuatan yang sama baiknya di lini belakang maupun di lini depan.

Pelatih PSG, Luis Enrique, mungkin akan menyesali kegagalan timnya memanfaatkan beberapa peluang di babak kedua untuk memperbesar keunggulan menjelang leg kedua di Paris pada Rabu pekan depan.

Namun, hasil 1-0 ini tentu saja akan diterima dengan senang hati oleh Enrique sebelum pertandingan dimulai. Hasil ini juga menunjukkan perkembangan pesat PSG sejak mereka kalah 2-0 dari Arsenal pada pertemuan sebelumnya di babak grup Liga Champions dengan format baru.

Laman: 1 2