News
Beranda » News » Hamas Kutuk Serangan Udara AS di Yaman, Sebut Sebagai Kejahatan Perang

Hamas Kutuk Serangan Udara AS di Yaman, Sebut Sebagai Kejahatan Perang

GELUMPAI.ID — Hamas mengecam serangan udara Amerika Serikat di pelabuhan minyak Ras Issa di provinsi Al-Hudaydah, Yaman, yang menewaskan 38 orang dan melukai puluhan lainnya. Mereka menyebut serangan ini sebagai kejahatan perang dan pelanggaran kedaulatan Yaman.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat, Hamas mengatakan: “Kami sangat mengutuk agresi udara Amerika yang kejam yang menargetkan pelabuhan minyak Ras Issa di provinsi Al-Hudaydah, Republik Yaman, yang mengakibatkan syahid dan cedera puluhan warga sipil, termasuk paramedis dan pekerja pelabuhan.”

Hamas menegaskan bahwa “agresi brutal ini merupakan kelanjutan dari kebijakan agresif Amerika yang menargetkan rakyat-rakyat bebas di wilayah ini yang menolak hegemoni Zionis dan Amerika.”

Gerakan ini juga menganggap serangan AS terhadap rakyat Yaman sebagai “lanjutan dari perang genosida yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina di Gaza, dan agresi bersama Amerika-Zionis yang menargetkan bangsa-bangsa di wilayah kami.”

Pada pagi hari Jumat, Kantor Kesehatan Provinsi Al-Hudaydah, Yaman, mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara AS di fasilitas Ras Issa telah mencapai 38, dengan 102 lainnya terluka.

Saluran TV Al-Masirah, yang berafiliasi dengan kelompok Houthi, mengutip kantor kesehatan yang menyebutkan bahwa 38 pekerja dan karyawan, termasuk lima paramedis, gugur, dan 102 lainnya terluka dalam dampak terus-menerus dari agresi Amerika terhadap fasilitas minyak Ras Issa.

Hamas menyatakan solidaritas penuh dengan rakyat Yaman, memuji apa yang disebutnya sebagai “posisi berani mereka dalam mendukung perjuangan Palestina, dan sikap tulus Ansar Allah (Houthi) dalam mendukung rakyat Palestina dan perlawanan mereka di Gaza, menegaskan dukungan mereka yang berkelanjutan sampai agresi Zionis di Gaza dihentikan.”

Sumber: Middle East Monitor