Bola & Sports

Hamilton Disebut Cuma ‘Brand Decision’, Ferrari Disorot Lagi

Faktor usia juga disebut-sebut mempengaruhi. Menurut Windsor, Hamilton yang kini berusia 40 tahun cenderung overthinking dalam balapan.

“Karena usia, dia jadi lebih banyak mikir. Dia sudah kebal terhadap media, sudah lama di dunia ini. Tapi dia berpikir lebih banyak sekarang,” jelasnya.

“Kalau kamu 21 tahun, kamu balapan pakai insting. Itu perbedaannya sekarang dengan Lewis.”

Masalah utama Ferrari saat ini adalah mobil yang sulit diatur pada ride-height rendah. Hamilton sempat menyebut mobilnya lebih terdampak ketimbang Leclerc, dan kini menanti solusi dari tim.

Media Italia melaporkan bahwa Ferrari akan membawa perbaikan ke Bahrain untuk mengatasi keluhan Hamilton.

Namun Windsor meragukan adanya perbedaan perlakuan antara Hamilton dan Leclerc.

“Saya tidak percaya, bahkan dalam sejuta tahun, kalau Charles pakai ride-height lebih rendah dan Lewis minta yang sama tapi ditolak timnya. Itu tidak masuk akal,” katanya.

“Stabilitas belakang? Ya, tidak ideal, tapi apakah Charles tidak merasakannya juga? Mobil ini memang tidak stabil saat downforce dikurangi,” lanjutnya.

“Apakah bagian belakang Red Bull nempel di aspal? Tanya Yuki Tsunoda atau Liam Lawson.”

Windsor menambahkan, mungkin saja Hamilton kaget karena Ferrari ternyata lebih sulit dikendalikan ketimbang Mercedes.

“Lewis sudah lama mengemudi mobil yang sulit, dan mungkin dia kaget karena Ferrari tidak lebih baik dari Mercedes. Bahkan lebih buruk, kalau dia tidak bisa mengejar Antonelli,” pungkasnya.

Sumber: CRASH

Laman: 1 2