GELUMPAI.ID – Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, menepis anggapan adanya tekanan jelang laga semifinal Liga Champions melawan Inter Milan. Dalam konferensi pers di Italia, Senin (5/5), Flick justru menekankan pentingnya kerja sama tim dan menikmati jalannya pertandingan.
“Kami memiliki pemain-pemain luar biasa, termasuk Lamine Yamal yang merupakan seorang jenius. Namun, tim adalah hal yang paling utama. Kami membutuhkan semua pemain untuk berada dalam kondisi terbaiknya,” ujar Flick.
Lebih lanjut, pelatih asal Jerman itu juga menyoroti kesalahan-kesalahan di lini pertahanan pada leg pertama. “Kami harus bertahan lebih baik dan mengubah beberapa hal. Semua pemain harus terlibat dalam tugas-tugas defensif,” tegas Flick tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai perubahan taktik yang akan diterapkan.
Absennya Jules Kounde dan Alejandro Balde karena cedera juga membuat teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi posisi bek sayap semakin menarik.
Kendati demikian, Flick menegaskan bahwa baginya, laga semifinal ini adalah momen untuk dinikmati. Ia menolak anggapan adanya tekanan berlebih pada timnya. “Ini adalah pertandingan untuk dinikmati,” katanya.
Flick juga menyoroti keberadaan banyak pemain muda dalam skuad Barcelona yang telah menunjukkan keberanian dan tidak gentar dalam berbagai kesempatan.
Mengenai kondisi Robert Lewandowski yang kembali masuk ke dalam skuad, Flick memberikan kabar positif. “Kami sudah berbicara kemarin (Minggu). Semuanya berjalan baik. Kondisinya bagus, bahkan lebih baik dari yang kami perkirakan, dan jika kami membutuhkannya, dia bisa bermain,” ungkap Flick mengenai penyerang asal Polandia tersebut.
Dengan penekanan pada soliditas tim dan perbaikan di lini belakang, Barcelona akan bertandang ke markas Inter Milan dengan harapan meraih hasil positif di leg kedua semifinal Liga Champions. Kembalinya Lewandowski tentu menjadi suntikan moral tambahan bagi Blaugrana.

