GELUMPAI.ID — Peluang Real Madrid untuk merebut gelar La Liga nyaris pupus setelah kekalahan dramatis 4-3 dari Barcelona di El Clasico terbaru. Barcelona kini memimpin klasemen Liga Spanyol dengan selisih tujuh poin.
Kekalahan ini membuat Los Blancos membutuhkan keajaiban untuk menyalip rival mereka dengan hanya tiga laga tersisa. Meski masih mungkin secara matematis, perburuan gelar tampaknya telah berakhir.
Barcelona bangkit dari ketertinggalan 2-0 yang dicetak lewat brace awal Kylian Mbappe untuk Madrid. Blaugrana membalas dengan empat gol sebelum turun minum, unggul 4-2.
Mbappe mencetak hat-trick di babak kedua, namun itu tak cukup untuk mengubah hasil. Kemenangan Barcelona memperkokoh posisi mereka di puncak.
Menurut laporan dari GOAL, Real Madrid harus memenangkan tiga laga tersisa untuk mencapai 84 poin. Di saat bersamaan, Barcelona harus kehilangan setidaknya delapan poin.
Bagi Barcelona, satu kemenangan atau dua hasil imbang sudah cukup untuk mengunci gelar La Liga ke-28. Keunggulan head-to-head memastikan mereka tetap di depan jika poin sama.
Lini pertahanan Real Madrid runtuh, kebobolan empat gol di babak pertama saja. Pelatih Carlo Ancelotti menyoroti masalah pertahanan timnya usai laga.

“Kami kehilangan lima pemain bertahan, dan itu sangat memengaruhi performa kami,” keluh Ancelotti. “Tapi kami seharusnya bertahan lebih baik di momen kunci.”
Ancelotti juga mengakui masalah pertahanan yang lebih luas: “Pertahanan kami bukan buruk karena blok rendah. Pertahanan kami memang buruk, titik.”
Dengan tiga laga tersisa, harapan juara Madrid bergantung pada kesempurnaan mereka dan kegagalan Barcelona. Ancelotti, yang akan melatih timnas Brasil musim depan, menghadapi akhir masa bakti yang sulit.

