News
Beranda » News » Evakuasi Warga Gaza? Ini Langkah Serius Pemerintah!

Evakuasi Warga Gaza? Ini Langkah Serius Pemerintah!

GELUMPAI.ID — Pemerintah Indonesia tengah mempertimbangkan langkah besar untuk membantu warga Palestina yang terdampak konflik di Jalur Gaza.

Presiden Prabowo Subianto disebut akan mempresentasikan rencana evakuasi warga Gaza ke Indonesia dalam kunjungannya ke negara-negara Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan, lawatan ini dilakukan untuk menggalang dukungan dan berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait.

“Semua pihak yang berkepentingan termasuk Palestina perlu menyetujui proposal dan menyambut kesiapan itu. Karena itu, presiden berkunjung melakukan konsultasi untuk persiapan,” ujar Sugiono di Turki, Jumat 11 April 2025.

Hasil dari konsultasi tersebut akan menentukan keputusan akhir pemerintah Indonesia terkait proses evakuasi.

Sugiono menegaskan, mekanisme detail evakuasi akan ditentukan dari hasil pembicaraan dengan negara-negara tersebut.

Pemerintah Indonesia diklaim siap mengevakuasi warga Gaza jika diminta secara resmi oleh pihak terkait.

“Kami siap menampung warga Gaza yang perlu dievakuasi, dalam hal ini mereka yang alami luka-luka, anak-anak yatim. Kemudian anak-anak yang mengalami trauma dan pelajar-pelajar,” ujar Sugiono.

Evakuasi ini, katanya, bersifat sementara dan tidak bertujuan merelokasi secara permanen warga Gaza ke Indonesia.

“Semua harus setuju. Jadi tidak memframing relokasi Gaza permanen. Tapi untuk membantu saudara Gaza, anak-anak yatim piatu di sana,” tegas Sugiono.

Sebelumnya, Prabowo menyebut Indonesia siap mengevakuasi hingga 1.000 warga Gaza.

Ia dijadwalkan mengunjungi lima negara di Timur Tengah: Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania.

Langkah ini diambil untuk memperoleh restu dari negara-negara yang aktif membantu rakyat Palestina.

“Syaratnya adalah semua pihak harus menyetujui hal ini. Kedua, mereka di sini hanya sementara sampai pulih kembali, dan pada saat pulih dan sehat kembali, kondisi Gaza sudah memungkinkan, mereka harus kembali ke daerah mereka berasal. Saya kira itu sikap Pemerintah Indonesia,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 9 April 2025.

Laman: 1 2