GELUMPAI.ID – Harga emas mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Kamis (27/3), didorong oleh lonjakan permintaan aset safe haven setelah Presiden AS mengumumkan tarif baru untuk industri otomotif.
Harga emas melonjak hingga $3.057,78 per ounce, naik lebih dari 15% sepanjang tahun ini. Kenaikan ini mencerminkan ketidakpastian global yang semakin meningkat.
Cara Berinvestasi di Emas
Pasar Spot
Investor besar dan institusional biasanya membeli emas langsung dari bank-bank besar. Harga di pasar spot ditentukan oleh dinamika permintaan dan penawaran secara real-time.
London menjadi pusat perdagangan emas paling berpengaruh, berkat peran London Bullion Market Association yang menetapkan standar perdagangan dan memfasilitasi transaksi antar bank dan institusi. Selain itu, China, India, Timur Tengah, dan AS juga menjadi pusat perdagangan emas utama.
Pasar Berjangka
Investor juga bisa mengakses emas melalui pasar berjangka, di mana mereka membeli atau menjual komoditas ini dengan harga tetap untuk pengiriman di masa depan.
COMEX, bagian dari New York Mercantile Exchange, adalah pasar kontrak berjangka emas terbesar berdasarkan volume perdagangan. Shanghai Futures Exchange dan Tokyo Commodity Exchange (TOCOM) juga memainkan peran besar di Asia.
Produk Investasi Berbasis Emas
Exchange-Traded Funds (ETF) memungkinkan investor memiliki eksposur terhadap harga emas tanpa harus menyimpan emas fisik. Dana investasi ini didukung oleh emas fisik dan telah menjadi kategori utama dalam permintaan emas global.
Menurut World Gold Council, ETF berbasis emas mencatat arus masuk bersih sebesar $3,4 miliar pada 2024, meskipun kepemilikan fisiknya turun sebesar 6,8 metrik ton.
Emas Batangan dan Koin
Konsumen ritel dapat membeli emas batangan dan koin dari pedagang logam mulia, baik secara langsung di toko maupun online. Kedua bentuk ini sering menjadi pilihan bagi investor yang ingin memiliki emas fisik.
Apa yang Mendorong Harga Emas?
Minat Investor & Sentimen Pasar
Peningkatan minat investasi dalam beberapa tahun terakhir menjadi faktor utama lonjakan harga emas. Sentimen pasar yang didorong oleh tren global dan peristiwa ekonomi dapat memicu aksi beli atau jual secara spekulatif.