GELUMPAI.ID – Keputusan Mikel Arteta dan Arsenal untuk melepas striker muda Mika Biereth kini berpotensi menjadi penyesalan besar. Bagaimana tidak, pemain yang sempat kesulitan menembus tim utama The Gunners itu kini menjelma menjadi bintang di Eropa dan memiliki nilai transfer yang melonjak drastis, hampir sepuluh kali lipat dari harga penjualannya.
Biereth, penyerang berkebangsaan Denmark, memang tak mampu unjuk gigi di skuad utama Arsenal. Namun, kepindahannya ke kompetisi Eropa justru membuka potensi sebenarnya. Setelah tampil impresif saat dipinjamkan ke Sturm Graz, Arsenal menerima tawaran 4 juta poundsterling dari klub Austria tersebut.
Namun, petualangan Biereth di Sturm Graz tak berlangsung lama. Hanya beberapa bulan berselang, AS Monaco datang dengan tawaran yang menggiurkan, memungkinkan Sturm Graz meraup keuntungan tiga kali lipat dari investasi awal mereka. Di bawah panji Monaco, ketajaman Biereth semakin menjadi-jadi. Gol-golnya menjadi salah satu kunci keberhasilan Monaco mengamankan tiket kembali ke Liga Champions musim depan. Saat ini, Monaco bertengger di posisi ketiga klasemen Ligue 1 dengan satu laga tersisa dan tak mungkin lagi dikejar oleh para rivalnya.
Kontribusi 13 gol dari hanya 16 penampilan di liga jelas menunjukkan betapa berbahayanya Biereth di lini depan Monaco. Bahkan, catatan gol per 90 menitnya hanya kalah dari bintang PSG, Ousmane Dembele, di antara para pencetak gol terbanyak Ligue 1.
Laporan dari L’Equipe, yang dikutip GFFN, menyebutkan bahwa sebuah klub anonim siap membayar nyaris 30 juta poundsterling untuk memboyong pemain berusia 22 tahun tersebut. Hal ini tentu menempatkan Monaco dalam posisi untuk membuat keputusan penting terkait masa depan Biereth. Selain Biereth, sejumlah pemain muda Monaco lainnya seperti Maghnes Akliouche dan Eliesse Ben Seghir juga menarik minat klub-klub besar Eropa.
Biereth sendiri pernah mengungkapkan pandangannya terkait kepindahannya dari Arsenal. “Ya, ada banyak situasi… bukan hanya dari Arsenal tetapi juga akademi lain di mana Anda pergi di usia muda ketika orang tidak merasa Anda cukup siap untuk tim utama dan Anda pergi mencari pengalaman di tempat lain. Kemudian, beberapa tahun kemudian Anda menunjukkan bahwa Anda mungkin sudah siap,” ujarnya kepada The Athletic saat masih bermain di Sturm Graz.
“Berkarier di Arsenal bukanlah segalanya dalam karier seseorang. Ada banyak cara untuk memiliki karier yang sukses di luar Arsenal,” tambahnya.
Legenda Arsenal, Ian Wright, bahkan menyayangkan keputusan klub melepas Biereth. Dalam percakapannya dengan GFFN pada Maret lalu, Wright menilai krisis cedera yang sempat melanda Arsenal musim ini seharusnya bisa menjadi peluang bagi Biereth untuk membuktikan diri.
“Sejujurnya, pasti ada sesuatu dengan rencana yang dimiliki Arsenal. Mika seharusnya berada di sekitar tim saat ini. Salah satu percakapan awal kami adalah tentang dia menunjukkan dirinya di pramusim untuk Arsenal dan memberikan yang terbaik. Tapi dia memiliki keberanian untuk pergi ke Skotlandia, lalu Austria, dan sekarang Prancis, dan itulah yang menunjukkan bahwa dia ingin menjadi yang terbaik,” Kata Wright.
“Dia harus bermain untuk membuktikannya. Catatannya berbicara sendiri. Ini mengecewakan bagi Arsenal, tetapi secara pribadi, saya senang untuknya,” pungkas Wright.

