GELUMPAI.ID – Dalam momemtum HARLAH KOPRI-57, KOPRI PC PMII Kota Serang mengkampanyekan stop kekerasan dan pelecehan Seksual yang berlokasi di Alun Alun Kota Serang pada waktu CFD (Car Free day), Minggu 15 Desember 2024.
Latar belakang diadakanya kegiatan ini adalah untuk mengkampanyekan bahwa kekerasan dan pelecehan seksual masih marak terjadi, bahkan bukan di tempat tertutup namun di tempat terbuka sekalipun kerap terjadi tindak pelecehan seksual.
“Setiap kasus pelecehan dan kekerasan seksual meninggalkan luka yang mendalam para korban, terkhusus luka batin yang seringkali sulit untuk di hilangkan, korban harus hidup dengan trauma yang berkepanjangan, merasa tidak aman dan kehilangan kepercayaan diri,” ujar Ketua KOPRI PC PMII Kota serang, Ayu Lestari.
Menurutnya, pelecehan seksual bukanlah sekedar tindakan fisik, melainkan juga sebuah kekerasan yang merusak jiwa dan mental korban, korban seringkali merasa bersalah, takut, dan terisolasi, padahal mereka adalah pihak yang tidak bersalah.
Dalam kesempatan itu juga turut hadir ketua cabang PMII Kota Serang, Rohati, ia mengatakan bahwa pihaknya semua sebagai laki-laki dan perempuan mempunyai peran penting dalam upaya mencegah terjadinya pelecehan seksual.
“Mulai dari diri sendiri, kita harus belajar menghormati batas batas pribadi orang lain dan jangan pernah menganggap tindakan pelecehan sebagai hal yang wajar atau lucu,” ujarnya.
Dalam Harlah KOPRI PMII-57, KOPRI PC PMII Kota Serang berkomitmen untuk solid dalam mencegah pelecehan dan kekerasan Seksual, karena bagaimanapun juga tindakan ini sangat berdampak bagi korban.
“Dan juga melalui kampanye Stop kekerasan dan pelecehan seksual yang di adalan oleh KOPRI PC PMII Kota serang, dapat menyadarkan masyarakat bahwa kita harus melindungi segenap keluarga khususnya diri sendiri dari tindakan kekerasan dan pelecehan seksual,” tandasnya.

