GELUMPAI.ID – Drama nama dan logo mirip sempat menyeret sebuah grup idol Jepang yang baru saja debut.
Pasalnya, grup bentukan agensi SOVA ini sempat menggunakan nama “Everglow” dan logo yang dinilai terlalu mirip dengan milik grup K-Pop ternama asal Korea Selatan, EVERGLOW.
Isu ini langsung memicu sorotan setelah SOVA mengumumkan pembentukan grup barunya sekaligus merilis logo resmi.
Publik segera menyoroti kesamaan nama dan desain tersebut, mengingat EVERGLOW versi Korea sudah lebih dulu eksis sejak 2019.
Menanggapi hal ini, produser SOVA, Yoshimura Soichiro, angkat bicara.
“Saya dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang disebabkan oleh penggunaan nama dan desain logo ini. Kata ‘everglow’ adalah sesuatu yang telah saya hargai secara pribadi dan sering saya gunakan untuk kegiatan individu sejak sekitar 10 tahun lalu. Saat membentuk grup ini, saya memutuskan untuk menggunakan nama yang sama. Desain logo dibuat dengan mengacu pada simbol infinity di bagian ‘ever’, yang ternyata menghasilkan kemiripan dengan desain lain,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kemiripan tersebut tidak dilakukan secara sengaja.
“Namun, kurangnya riset dan pertimbangan terhadap grup yang sudah ada dan para penggemarnya telah memicu masalah ini. Saya kembali meminta maaf atas kekhawatiran yang ditimbulkan,” ujarnya.
Yoshimura juga memastikan bahwa pihaknya akan segera menghentikan penggunaan nama dan logo yang bermasalah, serta menggantinya dengan yang baru.
“Kami sangat menyesali hilangnya kepercayaan dari para pendukung kami, dan akan berusaha sebaik mungkin untuk memulihkannya,” tambahnya.
Sementara itu, EVERGLOW asal Korea Selatan sendiri debut pada Maret 2019 dan sempat menjadi salah satu girl group K-Pop yang populer.
Namun, pada Mei 2025, mereka resmi mengumumkan pembubaran setelah enam tahun berkarya.

