GELUMPAI.ID – Mantan striker tim nasional Amerika Serikat, Herculez Gomez, mengusulkan agar Major League Soccer (MLS) mengubah sistem waralabanya menjadi model kepemilikan klub.
Menurut laporan dari GOAL, Gomez menyoroti tingginya biaya ekspansi MLS sebagai hambatan besar bagi investor yang ingin masuk ke dunia sepak bola Amerika.
Mengutip laman GOAL, Gomez membandingkan sistem piramida sepak bola Inggris yang lebih terbuka, di mana investor seperti Ryan Reynolds dan Rob McElhenney mampu membeli klub bersejarah Wrexham AFC dengan harga sekitar 2,5 juta dolar dan mengubahnya menjadi fenomena global.
“You see American ownerships all around the world, and it makes you wonder what it would look like if it was in the United States,” ujar Gomez di Futbol Americas. “You see Major League Soccer, they sell franchises. It’s a better investment or more worth their time for them not to spend upwards of 500 or 600 million for a franchise and be approved, and just go out and buy a team and see if you can win.”
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari GOAL, perbedaan antara sistem waralaba tertutup di Amerika dan sistem piramida terbuka di Inggris telah lama menjadi perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.
Seperti yang dilaporkan oleh GOAL, keberhasilan Wrexham yang meraih promosi beruntun dari National League ke League One menarik perhatian banyak orang Amerika, karena kemajuan cepat seperti itu tidak mungkin terjadi dalam sistem MLS saat ini.
Menurut laporan dari GOAL, meski restrukturisasi total sepak bola Amerika sulit terjadi dalam waktu dekat, kesuksesan klub-klub liga bawah di Piala Terbuka AS dan popularitas Wrexham menunjukkan adanya minat yang tumbuh terhadap model alternatif.
Namun untuk saat ini, fokus Wrexham adalah memperkuat skuad mereka menghadapi musim berat di Championship.

