Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Herculez Gomez Ultimatum Timnas AS

Herculez Gomez Ultimatum Timnas AS

GELUMPAI.ID — Mantan bintang USMNT, Herculez Gomez, memberikan peringatan keras kepada timnas Amerika Serikat bahwa mereka berisiko menyia-nyiakan potensi besar mereka jika gagal menunjukkan hasil yang signifikan.

Menurut Gomez, “Generasi Emas” ini bisa saja berakhir sebagai “Generasi yang Terbuang” jika mereka tidak segera membuktikan diri di Piala Dunia 2026.

Komentar tersebut muncul setelah penampilan buruk timnas di Concacaf Nations League dan pernyataan Mauricio Pochettino yang menyebut pentingnya tanggung jawab dan komitmen.

Gomez menyoroti bahwa meskipun tim ini memiliki bakat luar biasa, mereka belum menunjukkan mentalitas yang diperlukan untuk sukses.

“Bukan soal bakat saja, kamu harus menunjukkan usaha dan mentalitas yang kuat,” kata Gomez dalam program Futbol Americas.

Lebih lanjut, Gomez mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kinerja tim saat ini dan menekankan bahwa jika mereka tidak segera memperbaiki mentalitas mereka, tim ini bisa saja dikenang sebagai generasi yang memiliki segalanya namun gagal meraih prestasi.

“Generasi ini berisiko dikenal sebagai generasi yang punya segalanya tapi tidak bisa melakukan apa-apa, hanya bisa mengalahkan Meksiko. Mereka tidak punya kemenangan yang berarti selain itu,” ujar Gomez.

Seperti yang dilaporkan oleh Goal, Gomez juga menekankan bahwa sekadar lolos dari fase grup di Piala Dunia 2026 tidak akan cukup.

“Banyak tim nasional yang lolos dari fase grup. Itu bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Tim ini diberikan segala sesuatunya, mereka diberi kesempatan, bukan earned,” tambahnya.

Gomez juga mengingatkan bahwa bagi timnas AS, Piala Dunia di kandang sendiri pada 2026 seharusnya menjadi momen emas, bukan hanya pencapaian minimal.

“Jika hanya usaha, mentalitas, dan semangat yang mereka butuhkan, tim ini bisa saja gagal,” ujar Gomez.

Dengan banyaknya pemain yang bermain di klub-klub top Eropa, performa timnas yang inkonsisten dalam kualifikasi dan turnamen internasional semakin memunculkan pertanyaan apakah kemampuan teknis mereka sudah didukung oleh mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk meraih sukses.

Laman: 1 2