Surat dari Presiden Palestina itu disampaikan tak lama setelah Israel kembali meluncurkan serangan besar-besaran ke Gaza pada 18 Maret 2025, bertepatan dengan paruh akhir Ramadan.
Serangan tersebut terjadi saat gencatan senjata masih berlaku, dan disebut-sebut sebagai awal kembali dimulainya genosida setelah dua bulan mereda.
Sumber: Tempo

