GELUMPAI.ID – Ambisi Inter Milan untuk mengkudeta Napoli dari puncak klasemen Serie A tertunda usai bermain imbang 2-2 melawan Lazio dalam laga penuh drama di Stadio Meazza, Minggu (18/5) malam WIB. Dua kali unggul melalui gol Yan Bisseck dan Denzel Dumfries, keunggulan Inter selalu berhasil dibuyarkan oleh brace dari penyerang veteran Lazio, Pedro.
Hasil imbang ini membuat jarak satu poin antara Inter dan Napoli di puncak klasemen tetap tidak berubah, setelah Napoli juga bermain imbang tanpa gol di kandang Parma pada waktu yang bersamaan. Dengan satu pertandingan tersisa, persaingan gelar juara Serie A musim ini akan ditentukan hingga pekan terakhir.
Tampil di hadapan publik sendiri, Inter Milan tampil dengan semangat membara sejak awal laga. Namun, meski mampu mendominasi jalannya pertandingan, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat sejumlah peluang terbuang percuma di babak pertama.
Kontroversi sempat mewarnai babak pertama ketika bek Inter, Yan Bisseck, terjatuh di kotak penalti setelah berduel dengan gelandang Lazio, Nicolò Rovella. Namun, wasit dan VAR menilai tidak ada pelanggaran yang cukup signifikan untuk memberikan hadiah penalti.
Inter akhirnya memecah kebuntuan di penghujung babak pertama melalui skema bola mati. Sepakan voli Federico Dimarco dari sepak pojok Hakan Calhanoglu sempat diblok pemain Lazio, namun Bisseck dengan sigap menyambar bola liar dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Christos Mandas.
Memasuki babak kedua, Lazio tampil lebih agresif dan berani keluar menyerang. Pelatih Lazio melakukan beberapa perubahan taktik yang cukup efektif. Hasilnya, pada menit ke-75, Lazio berhasil menyamakan kedudukan melalui Pedro. Gol ini tercipta setelah kemelut di kotak penalti Inter, di mana bola liar hasil deflected tembakan Adam Marušić berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Pedro. Sempat ada keraguan offside, namun tinjauan VAR menyatakan gol tersebut sah.
Tak ingin kehilangan poin di kandang, Inter kembali menunjukkan mentalitas juara. Hanya berselang lima menit, mereka kembali unggul melalui sundulan Denzel Dumfries memanfaatkan tendangan bebas akurat dari Hakan Calhanoglu.
Namun, keunggulan Inter kembali sirna tak lama kemudian. VAR kembali menjadi sorotan setelah menilai Bisseck melakukan handball di kotak penalti. Pedro yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan dan dengan tenang mengeksekusi penalti, membuat skor kembali imbang 2-2.
Di sisa waktu pertandingan, Inter terus berupaya mencetak gol kemenangan. Marko Arnautović memiliki peluang emas di depan gawang, namun gagal memanfaatkannya. Bahkan, gol Inter di masa injury time dianulir karena offside.
Hasil imbang ini terasa pahit bagi Inter yang gagal memanfaatkan momentum untuk menyalip Napoli. Kini, mereka harus berharap Napoli terpeleset di laga terakhir sambil berusaha meraih kemenangan untuk menjaga asa meraih Scudetto. Sementara itu, bagi Lazio, hasil imbang di kandang lawan menjadi modal berharga untuk mengamankan posisi di zona Eropa.

