GELUMPAI.ID – Penyerang Manchester United, Rasmus Hojlund, dikabarkan tengah mencari jalan keluar dari Old Trafford. Klub raksasa Italia, Inter Milan, disebut-sebut siap menawarkan jalur penyelamatan bagi pemain asal Denmark tersebut, menyusul perjuangannya yang belum maksimal di Premier League.
Sejak kepindahannya ke Manchester United dengan nilai transfer lebih dari £70 juta (sekitar Rp 1,44 triliun), striker muda ini memang kesulitan mencetak gol. Padahal, saat masih memperkuat Atalanta di Serie A, Hojlund menunjukkan potensi besar. Kembalinya ke kancah Liga Italia diharapkan bisa membantunya menemukan kembali performa terbaiknya setelah periode paceklik di Manchester.
Menurut laporan Calciomercato, profil Hojlund sebagai target Inter semakin “maju”. Hal ini sebagian besar didorong oleh hubungan baik yang terjalin antara agen Hojlund dengan manajemen Nerazzurri di San Siro. Meskipun Hojlund sedang kesulitan mencetak gol, Inter tetap tertarik karena mereka tengah mengincar perombakan tim.
Media yang sama mengklaim bahwa pemain berusia 22 tahun itu merasa tidak bahagia di klub berjuluk Setan Merah dan berkeinginan mencari lingkungan baru musim panas ini. Inter percaya, berkat penurunan performa signifikan Hojlund sejak pindah ke Inggris, mereka bisa mengamankan jasanya dengan harga diskon.
Perjuangan Hojlund sudah menjadi rahasia umum sejak ia tiba di awal musim lalu. Penyerang yang direkrut pada musim panas itu baru bisa mencetak gol Premier League pertamanya pada Boxing Day. Musim ini, jumlah golnya kembali menurun, hanya mencetak 10 gol di semua kompetisi, dengan empat di antaranya di liga.
Kekhawatiran muncul mengenai kesesuaian Hojlund untuk memimpin lini serang di usia yang masih sangat muda, sementara ia masih harus membuktikan dirinya. Sang pemain sendiri pernah mengaku, “akan menyenangkan jika mendapatkan sedikit dukungan,” kata Hojlund.
Ruben Amorim, pelatih Manchester United, baru-baru ini membela penyerangnya. “Saya senang, tentu saja seluruh tim harus berkembang, tetapi cara dia berlari, dia berjuang untuk setiap bola, kalah dalam banyak duel, memenangkan beberapa duel, dia perlu meningkatkan koneksi. Tapi dia semakin baik. Saya sangat senang dengannya, dia hanya perlu terus bekerja keras dan hal-hal yang lebih baik akan datang,” ujar Amorim.
Di sisi lain, Inter Milan baru saja menelan kekalahan pahit di final Liga Champions, yang berarti mereka kehilangan ketiga trofi yang mereka harapkan bisa menangkan beberapa minggu lalu. Lautaro Martinez memang menjadi andalan utama mereka di lini serang, namun Nerazzurri tetap mengincar bala bantuan.
Sementara itu, Manchester United baru saja mendatangkan Matheus Cunha dengan nilai £62,5 juta dari Wolves. Kebijakan Setan Merah dalam mencari striker sendiri sempat menuai kritik, setelah mereka merekrut Joshua Zirkzee pasca Hojlund, yang juga tampil di bawah ekspektasi pada musim debutnya dan kemungkinan bisa kembali dijual.

