GELUMPAI.ID – Inter Milan terus memberikan tekanan kepada Napoli dalam perburuan gelar Serie A dan merayakan keberhasilan mereka menembus final Liga Champions dengan meraih kemenangan tandang atas Torino. Gol sensasional Nicola Zalewski dan penalti Kristjan Asllani di bawah guyuran badai memastikan tiga poin bagi Nerazzurri.
Pertandingan baru berjalan beberapa menit ketika dihentikan selama lima menit akibat seorang suporter Torino di Curva Maratona membutuhkan bantuan medis setelah terjatuh.
Inter membuka keunggulan melalui gol sensasional dari Zalewski, yang mendapatkan kesempatan langka bermain sejak awal dalam peran menyerang hibrida baru. Pemain internasional Polandia kelahiran Roma itu pertama-tama mengecoh Gvidas Gineitis dengan back-heel flick yang cerdik, kemudian memotong ke dalam dan melepaskan tembakan kaki kanan melengkung ke sudut bawah gawang dari luar kotak penalti.
Upaya Matteo Darmian yang memanfaatkan umpan Yann Bisseck berhasil dihalau di depan gawang oleh Adam Masina, sementara Josep Martinez bertabrakan dengan Stefan de Vrij saat mencoba mengantisipasi tendangan bebas Valentin Lazaro.
Masina hampir mencetak gol balasan, namun tendangan volinya dari sepak pojok melambung di atas mistar gawang dari jarak enam yard. Sementara itu, tidak ada pemain yang siap menyambut umpan tarik Carlos Augusto di tengah kondisi hujan dan hujan es yang semakin buruk.
Wasit akhirnya terpaksa menghentikan pertandingan selama beberapa menit karena bola tidak dapat bergulir atau memantul akibat genangan air yang besar di lapangan. Josep Martinez melakukan penyelamatan satu tangan yang luar biasa atas sundulan Che Adams yang memanfaatkan umpan silang Cristiano Biraghi.
Inspeksi lapangan kembali dilakukan selama jeda babak pertama selama 30 menit sebelum diputuskan bahwa pertandingan dapat dilanjutkan.
Segera setelah babak kedua dimulai, Vanja Milinkovic-Savic melakukan penyelamatan atas tendangan salto akrobatik Mehdi Taremi, meskipun pemain Iran itu berada dalam posisi offside.
Beberapa saat kemudian, Taremi berlari menyambut umpan terobosan dan dijatuhkan oleh Milinkovic-Savic. Kristjan Asllani mengirimkan bola ke arah yang berlawanan dengan pergerakan kiper, mengeksekusi penalti ke sudut bawah gawang. Federico Dimarco memaksa Milinkovic-Savic menggunakan kakinya untuk menepis tendangan mendatar setelah menerima umpan dari Zalewski, sementara Alessandro Bastoni dua kali memblokir upaya Adams di dalam kotak penalti.
Milinkovic-Savic menjaga skor tetap rendah dengan melakukan penyelamatan ganda atas peluang Tucu Correa dan Hakan Calhanoglu, yang diciptakan oleh pemain pengganti Denzel Dumfries.
Toro juga memiliki peluang, namun tendangan Nikola Vlasic dibelokkan dan hanya mengenai tiang gawang. Kemudian, Calhanoglu melakukan tekel krusial dari belakang untuk menghentikan Vlasic yang hendak menyelesaikan umpan back-heel flick Sergiu Perciun.
Taremi memberikan umpan sundulan kepada Correa, yang kemudian ditepis keluar di bawah mistar gawang oleh Milinkovic-Savic. Sementara itu, Dumfries memblokir tendangan voli kaki kiri keras dari Biraghi. Correa kembali gagal mencetak gol setelah tendangan tariknya dari sisi kiri dihalau kiper, dan bola muntah dari Calhanoglu hanya melebar tipis. Di masa injury time, upaya sliding Adams menyambut umpan silang Biraghi gagal menemui sasaran.
Adam Masina sempat mencetak gol untuk Torino pada menit ke-93 melalui tendangan salto akrobatik, namun gol tersebut dianulir karena ia melakukan dorongan terhadap Asllani untuk menciptakan ruang.
Nerazzurri masih dalam euforia kemenangan epik 4-3 atas Barcelona di babak tambahan waktu pada hari Selasa lalu, yang mengamankan tempat mereka di final Liga Champions melawan PSG pada 31 Mei mendatang. Lautaro Martinez, Benjamin Pavard, Davide Frattesi, dan Henrikh Mkhitaryan tidak dibawa dalam lawatan ini, sebagai bagian dari rotasi skuad besar-besaran. Toro kehilangan Duvan Zapata, Alieu Njie, Perr Schuurs, dan Zanos Savva, namun Samuele Ricci kembali dalam skuad, sementara Cesare Casadei dan Saul Coco belum dalam kondisi fisik penuh.

