News
Beranda » News » Israel Akui Tak Mampu Hancurkan Hamas Sampai Tuntas

Israel Akui Tak Mampu Hancurkan Hamas Sampai Tuntas

GELUMPAI.ID — Media Israel Maariv mengungkap fakta mengejutkan. Pemerintah Israel sebenarnya tidak memasukkan agenda penghancuran total Hamas dalam rencana militernya.

Alasannya sederhana: target tersebut dinilai tidak realistis. “Hamas masih memiliki pasukan tempur dalam jumlah besar yang terorganisir dalam brigade dan batalyon,” tulis laporan tersebut.

Dilansir dari Middle East Monitor, doktrin perang gerilya yang dianut Hamas membuat misi militer Israel menjadi sangat rumit. Seorang analis militer menggambarkan operasi Israel di Gaza seperti “menguras laut dengan sendok”.

Avi Ashkenazi, analis militer Maariv, mengungkapkan fakta mencengangkan.

“Hanya di Gaza Utara saja, ada puluhan ribu terowongan yang belum ditemukan,” ujarnya.

“Di mana pun Anda menginjakkan kaki, di situlah ada terowongan Hamas.”

Berdasarkan informasi yang dihimpun, strategi gerilya Hamas memang dirancang khusus untuk menghadapi superioritas militer Israel. Mereka membangun jaringan terowongan bawah tanah yang sangat luas dan kompleks.

Mengutip laman Middle East Monitor, pengakuan media Israel ini muncul di tengah operasi militer yang sudah berlangsung lebih dari 6 bulan. Meski mengklaim telah menewaskan ribuan anggota Hamas, Israel belum bisa menghentikan serangan roket dari Gaza.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar tentang efektivitas strategi Israel. Banyak pihak mulai meragukan kemampuan militer Israel untuk benar-benar “menghancurkan” Hamas seperti yang selalu digembar-gemborkan Netanyahu.

“Perang di Gaza adalah tantangan paling kompleks yang pernah dihadapi Israel,” tulis laporan tersebut.

Fakta ini semakin memperkuat tudingan bahwa tujuan sebenarnya Israel mungkin bukan penghancuran Hamas, melainkan penguasaan penuh atas Gaza.