News
Beranda » News » Israel Bakal Tangkap Kembali Mantan Tahanan Palestina?

Israel Bakal Tangkap Kembali Mantan Tahanan Palestina?

GELUMPAI.ID — Pemerintah Israel sedang mempertimbangkan untuk menangkap kembali mantan tahanan Palestina yang dibebaskan dalam pertukaran sandera dengan Hamas. Langkah ini disebut sebagai upaya tekanan untuk memaksa Hamas menerima kesepakatan gencatan senjata baru.

Dikutip dari Middle East Monitor, rencana ini muncul setelah serangkaian tindakan keras Israel baru-baru ini. Termasuk pembatasan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan pemadaman listrik di wilayah Al-Mawasi.

Israel dilaporkan sedang mempelajari kemungkinan melakukan operasi penangkapan massal. Target utama adalah mantan tahanan yang dibebaskan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur melalui kesepakatan pertukaran sandera.

Selama perang 19 bulan terakhir, Israel telah membebaskan ratusan tahanan Palestina sebagai imbalan atas pembebasan sandera Israel yang ditahan Hamas. Pertukaran ini difasilitasi oleh Qatar dan Mesir dengan dukungan AS.

Gagasan penangkapan kembali sempat dibahas dalam rapat kabinet sebelumnya. Namun ditolak oleh pihak keamanan yang menilainya tidak efektif.

Tekanan dari sejumlah menteri sayap kanan, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, membuat proposal ini kembali mengemuka. Kabinet Israel diperkirakan akan membahasnya dalam rapat hari ini.

Pembahasan akan mencakup penentuan batas waktu bagi Hamas untuk merespons proposal AS. Termasuk pembebasan 10 sandera Israel dan upaya mengakhiri perang.

Jika kesepakatan tidak tercapai, Israel dikabarkan akan mengubah strategi. Dari upaya pembebasan sandera menjadi eskalasi militer dengan tujuan “menghancurkan Hamas”.

Langkah ini berpotensi memicu ketegangan baru di Tepi Barat. Di mana banyak mantan tahanan yang telah kembali ke kehidupan normal setelah dibebaskan.

Kebijakan ini juga dinilai dapat memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza. Di mana warga sipil sudah menderita akibat blokade dan serangan militer berkepanjangan.