GELUMPAI.ID — Lima warga Druze Suriah dievakuasi ke Israel pada Jumat malam. Mereka mendapat perawatan medis akibat luka yang diderita di wilayah Suriah.
Evakuasi dilakukan ke Pusat Medis Ziv di Safed. IDF mengumumkan kabar ini pada Sabtu.
IDF mengerahkan pasukan di Suriah selatan. Tujuannya mencegah pasukan musuh memasuki desa-desa Druze.
Radio Angkatan Bersenjata mengonfirmasi 16 warga Druze Suriah dirawat di Israel. Perawatan ini berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Pemimpin spiritual komunitas Druze Israel, Sheikh Mowafaq Tarif, bertemu PM Benjamin Netanyahu. Ia berterima kasih atas perlindungan terhadap Druze.
“Serangan ini adalah pesan tegas kepada rezim baru Suriah,” kata Tarif.
Kelompok Druze di Suriah menerima bantuan makanan dari IDF. Video daring menunjukkan pasukan IDF menyerahkan paket ke truk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari The Jerusalem Post, laporan mengganggu beredar di media sosial. Video menunjukkan penargetan dan dehumanisasi komunitas Druze di Suriah.
Serangan IDF menyasar kompleks istana presiden di Damaskus. Ini sebagai pesan pencegahan kepada rezim Suriah.
Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Katz menyebut serangan itu pesan jelas. Israel tidak akan izinkan ancaman terhadap komunitas Druze.
Komunitas Druze di Israel, Lebanon, dan Suriah saling terhubung. Banyak di antara mereka memiliki kerabat di ketiga negara.
Situasi keamanan di Suriah tetap tegang. Bentrokan antara militan Islam Sunni dan pejuang Druze terjadi di Sweida.
IDF terus memantau perkembangan di wilayah tersebut. Fokus utama adalah melindungi komunitas Druze.

