News
Beranda » News » Israel Mulai Tarik Pasukan dari Lebanon, Jenderal AS Turun Langsung Pantau Prosesnya

Israel Mulai Tarik Pasukan dari Lebanon, Jenderal AS Turun Langsung Pantau Prosesnya

GELUMPAI.ID – Peristiwa besar terjadi di Timur Tengah. Jenderal Michael Kurilla, Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), melakukan kunjungan ke Beirut pada Rabu (11/12) untuk memantau langsung penarikan pertama pasukan Israel dari Lebanon, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dicapai bulan lalu.

Dalam sebuah unggahan di X (sebelumnya Twitter), CENTCOM menyebutkan bahwa Jenderal Kurilla mengunjungi markas pemantauan di Beirut dan bertemu dengan Komandan Angkatan Bersenjata Lebanon, Jenderal Joseph Aoun.

Dilansir dari CENTCOM, Kurilla memantau langsung “penarikan pertama Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang sedang berlangsung dan penggantian oleh Angkatan Bersenjata Lebanon di Al Khiam, Lebanon.”

“Ini adalah langkah awal yang penting dalam implementasi penghentian permusuhan yang berkelanjutan dan membangun fondasi untuk kemajuan lebih lanjut,” ujar Kurilla dalam pernyataannya.

Kesepakatan Gencatan Senjata yang Diawasi AS dan Prancis

Kesepakatan gencatan senjata ini melibatkan pengawasan langsung dari Amerika Serikat dan Prancis, yang mengawasi gencatan senjata 60 hari antara Israel dan kelompok bersenjata Hisbullah. Dalam kesepakatan tersebut, penarikan pasukan Israel dilakukan secara bertahap setelah lebih dari setahun konflik sengit.

Sebagai bagian dari perjanjian, dilaporkan bahwa pejuang Hisbullah akan meninggalkan posisinya di Lebanon selatan untuk berpindah ke wilayah utara Sungai Litani, sekitar 30 kilometer dari perbatasan Israel.

Kesepakatan ini dianggap sebagai upaya signifikan untuk menciptakan stabilitas di kawasan tersebut, meskipun tantangan masih membayangi implementasinya. Kedua belah pihak diharapkan dapat memenuhi komitmen yang telah disepakati demi mendorong perdamaian lebih lanjut.