GELUMPAI.ID — Israel masih mempertimbangkan serangan terbatas ke fasilitas nuklir Iran meskipun Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat tidak mendukung langkah tersebut saat ini.
Menurut seorang pejabat Israel, rencana ini tetap ada meskipun ada penolakan dari AS.
Israel telah berulang kali berusaha menghentikan Iran memperoleh senjata nuklir, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menekankan bahwa negosiasi dengan Iran harus mengarah pada penghentian penuh program nuklir mereka.
Militer Israel telah mengusulkan berbagai opsi serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk opsi serangan udara dan operasi pasukan khusus yang dapat memperlambat kemampuan Iran dalam mengembangkan senjata nuklir.
Namun, rencana serangan yang lebih terbatas ini akan membutuhkan sedikit dukungan dari AS dibandingkan dengan serangan yang lebih besar yang sebelumnya diajukan.
Meski belum ada keputusan resmi, serangan ini dapat memperburuk hubungan dengan Washington, yang lebih mengutamakan diplomasi dengan Tehran.
Pejabat senior Iran mengatakan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir mereka akan memicu “respons keras dan tak tergoyahkan” dari Iran.
Mereka menegaskan bahwa serangan semacam itu berasal dari ketidakpuasan terhadap upaya diplomatik yang sedang berlangsung.
Sumber: Reuters

