News
Beranda » News » Israel Rencanakan Balasan atas Serangan Rudal Houthi

Israel Rencanakan Balasan atas Serangan Rudal Houthi

GELUMPAI.ID — Israel bersiap membalas serangan rudal Houthi ke Bandara Ben-Gurion pada Minggu. Keputusan ini diambil dalam rapat kabinet keamanan.

Serangan rudal Houthi memicu respons keras dari Israel. PM Benjamin Netanyahu menegaskan tindakan akan diambil.

“Kami telah bertindak melawan mereka sebelumnya, dan akan bertindak lagi di masa depan,” kata Netanyahu.

“Ini bukan sekadar sekali pukul, tapi akan ada serangan besar,” lanjutnya.

Israel mempertimbangkan revisi kebijakan terhadap Yaman. Balasan langsung kini jadi opsi utama.

Sejak Presiden AS Donald Trump menjabat, Israel menahan diri dari menyerang target di Yaman. Ini atas permintaan Trump.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari The Jerusalem Post, Israel telah menyerang target Houthi lima kali sejak Juli 2024. Serangan dilakukan di masa pemerintahan Biden.

Netanyahu akan menggelar rapat terbatas. Menteri dan pejabat pertahanan senior akan membahas respons rudal Yaman.

Sumber pertahanan menyebut respons terhadap Houthi pasti terjadi. Waktunya belum ditentukan.

Kebijakan sementara sempat memberi ruang bagi Trump untuk menangani Houthi. Serangan ke Ben-Gurion mengubah arah kebijakan.

Menteri Pertahanan Israel Katz bereaksi keras. “Siapa pun yang menyakiti kami akan dibalas tujuh kali lipat,” tegasnya.

Rudal Houthi jatuh di area Terminal 3 Bandara Ben-Gurion. Tiga orang mengalami luka ringan.

IDF belum memastikan apakah rudal jatuh langsung atau hanya serpihannya. Upaya intersepsi dilakukan namun gagal.

Insiden ini meningkatkan ketegangan regional. Israel memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman serupa.