GELUMPAI.ID — Israel bersiap membuka kembali aliran bantuan makanan ke Gaza. Dua perusahaan Amerika, Safe Reach Solutions dan UG Solutions, akan menangani distribusi.
Kedua perusahaan ini sebelumnya mengawasi pemeriksaan kendaraan dari Gaza selatan ke utara. Pengawasan dilakukan bersama pejabat Mesir pasca-gencatan senjata Januari lalu.
Personel perusahaan ini umumnya berlatar belakang pasukan khusus atau CIA. Mereka terlatih untuk misi asing yang kompleks.
Bantuan makanan diperkirakan kembali mengalir dalam beberapa pekan ke depan. Tanggal pasti belum ditetapkan.
Kepala Staf IDF Letjen Eyal Zamir menunggu persetujuan kabinet keamanan. Israel khawatir kekurangan makanan di Gaza jika bantuan tak segera dilanjutkan.
Mengutip laman The Jerusalem Post, sejumlah isu masih perlu diselesaikan. Termasuk jumlah truk per hari dan cara distribusi agar tidak dicuri Hamas.
Israel sempat menghentikan bantuan kemanusiaan baru ke Gaza pada Maret. Syaratnya, Hamas harus setuju pada pertukaran sandera tambahan.
Stok makanan di Gaza, yang berlimpah sebelum Maret, kini menipis. Ancaman kelaparan muncul dalam beberapa pekan ke depan.
Zamir menolak keterlibatan langsung IDF dalam distribusi makanan. Namun, IDF mungkin bersedia mengamankan proses distribusi.
Pemerintah Israel berharap tekanan diplomatik dan serangan militer memaksa Hamas menyetujui kesepakatan sandera. Namun, belum ada kemajuan signifikan.
Pada Januari hingga awal Maret, Gaza menerima sekitar 650 truk bantuan makanan per hari. Jumlah ini melebihi kebutuhan harian 200-300 truk.
Rencananya, lima pusat distribusi akan didirikan di Gaza. Setiap keluarga bisa mengambil makanan untuk dua pekan sekali.
Awalnya, hanya sekitar 60 truk per hari yang akan masuk. Belum jelas apakah ini target akhir atau hanya tahap awal.
Beberapa kelompok bantuan internasional mempertanyakan model distribusi baru ini. Mereka khawatir bantuan hanya menjangkau sebagian wilayah Gaza.
Praktik pengambilan makanan untuk dua pekan juga dianggap sulit bagi keluarga. Namun, boikot bantuan oleh kelompok ini masih jadi pertanyaan.

