“She also stated she did not remember sending those particular messages,” tulis laporan itu lagi.
Tak lama setelah penangkapannya, Aaron menggugat cerai Victoria dan menuntut ganti rugi lebih dari USD 10.000 atas dugaan penyerangan, penyekapan, dan kelalaian.
“Aaron suffered severe or extreme emotional distress as the actual or proximate result of [her] conduct,” bunyi dokumen gugatan yang dilansir Us Weekly.
Aaron juga mengklaim Victoria telah membuatnya merasa takut terhadap perlakuan yang merugikan, bahkan berusaha membatasi kebebasannya secara paksa.
“[Victoria’s] act directly… resulted in such a confinement,” lanjut isi dokumen tersebut.
Kasus ini masih terus bergulir dan menarik perhatian publik serta penggemar setia “Ghost Adventures”.
Sumber: FOX NEWS

